Mal Obral Diskon Ramadan, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif Pajak

Ilustrasi mal. Foto: ANTARA/Reno Esnir.

Mal Obral Diskon Ramadan, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif Pajak

Fachri Audhia Hafiez • 3 February 2026 21:36

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menyiapkan stimulus ekonomi untuk menyambut momen Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memastikan akan memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan atau mal yang berkomitmen memberikan potongan harga besar-besaran kepada masyarakat.

“Ketika tanggal 18 sampai Idulfitri, kami akan memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan kalau mereka memberikan diskon. Supaya belanja di Jakarta juga menjadi lebih murah,” kata Pramono di Jakarta Pusat, dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
 


Pramono menjelaskan, kebijakan ini merujuk pada kesuksesan program serupa saat momen Natal 2025. Kala itu, lomba diskon antar-pusat perbelanjaan terbukti ampuh mendongkrak daya beli masyarakat dengan total nilai transaksi mencapai Rp15,2 triliun, sebuah angka yang memecahkan rekor transaksi di Jakarta.

“Artinya, capaian itu merupakan rekor yang pernah diperoleh oleh Jakarta berkat lomba tersebut. Saya meyakini para pelaku usaha terutama di bidang perbelanjaan, hotel hingga ritel pasti akan setuju dengan ide ini,” jelas Pramono.

Mantan Sekretaris Kabinet ini menyebut bahwa festival belanja seperti “Jakarta Festive Wonders” terbukti efektif menjaga stabilitas pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan laporan yang diterimanya, realisasi APBD DKI Jakarta berjalan sesuai target, terutama pada sektor pajak yang dipungut langsung oleh pemerintah daerah.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Adinda Vinka.

“Alhamdulillah berjalan dengan baik. Hanya BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang terkendala karena berkaitan dengan properti dan sebagian besar kebijakannya ada di pemerintah pusat. Tetapi pajak yang dipungut langsung daerah tercapai,” kata Pramono.

Guna memastikan program kali ini lebih meriah, Pramono telah menginstruksikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, Lusiana Herawati, untuk merancang skema insentif yang lebih kompetitif. Tujuannya agar Jakarta tetap menjadi destinasi belanja utama yang terjangkau bagi warganya di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)