Arsip - Mantan Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah atau Abu Doto. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah Meninggal di RSUD Zainoel Abidin
Silvana Febiari • 13 June 2026 16:56
Banda Aceh: Mantan Gubernur Aceh periode 2012-2017, dr Zaini Abdullah atau Abu Doto meninggal dunia di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh sekitar pukul 12.24 WIB, Sabtu, 13 Juni 2026. Kabar tersebut dibenarkan oleh Asisten Abu Doto, Muzakir Abdul Hamid.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, dokter Zaini Abdullah telah meninggal dunia di ICU 2 sekira pukul 12.24 WIB,” kata Muzakir, dilansir dari Antara.
Abu Doto menghembuskan napas terakhirnya pada usia 86 tahun, di Ruang ICU 2 RSUDZA Banda Aceh. Almarhum telah menjalani perawatan di RS pemerintah Aceh itu sejak 4 Juni 2026.
Baca Juga :
Muzakir menjelaskan, Abu Doto sempat menjalani rawat jalan dalam beberapa waktu terakhir. Namun, kondisinya memburuk hingga kembali dibawa ke rumah sakit pada dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
“Memang beliau sudah berumur dan ada beberapa penyakit komplikasi,” ujarnya.
Jenazah Abu Doto rencananyadikebumikan di kampung halamannya di Beureunuen, Kabupaten Pidie, Aceh. Sebelumnya, salat jenazah akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Sebagai informasi, Zaini Abdullah merupakan pria kelahiran Sigli, Aceh 24 April 1940. Ia sekolah di sekolah rakyat setingkat SD, Pidie, SMP di Sigli, dan SMA di Banda Aceh lulus pada usia 20 tahun.
Setelah itu, ia meneruskan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). Lalu, menjadi spesialis penyakit kandungan dan Kebidanan di USU Medan. Lalu, ia mengambil pendidikan spesialis 'Family Doctor' di Karolinska Universitas Sjukhus Huddinge, Stockholm di Swedia.
Kemudian, Abu Doto bergabung dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Ia pun dipercaya sebagai Menteri Kesehatan GAM.

Gubernur Aceh 2012-2017 Dr Zaini Abdullah, saat diwawancara oleh wartawan Media Indonesia, Amiruddin Abdullah Reubee, kala masih menjabat Gubernur. (MI/Amirruddin Abdullah Reubee)
Dirinya termasuk pemimpin GAM yang menjadi anggota Delegasi GAM dalam perundingan perdamaian dengan Pemerintah RI di Helsinki-Finlandia pada 2005. Pertemuan ini menghasilkan Kesepakatan Damai Bersama (MoU) Helsinki 15 Agustus 2005.
Pasca-damai dan terbentuknya partai lokal, Zaini bergabung dengan Partai Aceh. Kemudian mencalonkan diri dan memenangkan Pilkada 2012 sebagai Gubernur Aceh bersama wakilnya saat itu Muzakir Manaf atau Mualem (Gubernur Aceh sekarang).