BEI Ungkap Investor Potensial Berminat Beli Saham Bursa

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. Foto: Tangkapan layar Breaking News Metro TV.

BEI Ungkap Investor Potensial Berminat Beli Saham Bursa

Husen Miftahudin • 12 August 2026 14:50

Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat sejumlah investor potensial yang telah menyatakan minat untuk memiliki saham BEI setelah proses demutualisasi.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan pihaknya tengah berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh pemegang saham untuk menindaklanjuti minat investor tersebut.

"Dalam rangka menindaklanjuti ketentuan peraturan perundang-undangan tersebut, telah terdapat investor potensial yang menyatakan minat untuk berinvestasi pada Bursa Efek Indonesia dalam rangka pelaksanaan demutualisasi Bursa sesuai Undang-Undang P2SK," ujar Jeffrey dalam konferensi pers seusai RUPSLB BEI di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu, 12 Agustus 2026.

Jeffrey memastikan masuknya investor sebagai pemegang saham BEI nantinya tidak akan mengganggu independensi pasar modal Indonesia.

Menurut dia, BEI tetap berkomitmen menjalankan amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), termasuk ketentuan mengenai demutualisasi Bursa.

"Adapun kepemilikan saham oleh pihak-pihak tersebut akan tetap mempertahankan independensi Bursa Efek," tegas Jeffrey.
 



(Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com)
 

Demutualisasi BEI diatur dalam UU P2SK


Demutualisasi BEI merupakan salah satu amanat UU P2SK. Dalam ketentuan tersebut, PT BEI dapat dimiliki oleh tiga lembaga negara, yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

Danantara Indonesia sebelumnya menyampaikan rencana untuk memiliki saham BEI sebagai bagian dari proses demutualisasi. Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan pembahasan terkait kepemilikan saham BEI masih dilakukan bersama OJK dan manajemen BEI.

"Ya, demutualisasi kita masih proses, baik dengan OJK dan juga dengan Direksi Bursa, insyaallah beberapa bulan ke depan bisa rampung," ujar Pandu.

Pandu mengatakan besaran porsi kepemilikan saham BEI oleh Danantara masih dalam pembahasan. Informasi mengenai detail kepemilikan tersebut akan disampaikan kepada publik setelah proses pembahasan selesai.

"Nanti detailnya bakal kita share ke semua sebentar lagi. Ini lagi berkomunikasi baik dengan OJK dan Bursa," ujar Pandu.

Ia menjelaskan kepemilikan saham BEI oleh Danantara akan dilakukan melalui PT Danantara Investment Management (DIM). Menurut Pandu, pembelian saham BEI tersebut menjadi bagian dari investasi Danantara Indonesia.

"Dari BPI memberi arahan untuk DIM untuk melaksanakan investasi untuk demutualisasi tersebut," ujar Pandu.

(Husen Miftahudin)