Pendistribusian air bersih ke daerah kekeringan. (ANTARA/Ali Khumaini)
BPBD Karawang Distribusikan 704 Ribu Liter Air ke Daerah Terdampak Kekeringan
Silvana Febiari • 10 August 2026 20:42
Karawang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mendistribusikan 704 ribu liter air bersih ke sejumlah daerah yang mengalami kekeringan. Langkah ini dilakukan guna mencukupi kebutuhan masyarakat selama musim kemarau tahun ini.
"Sejak sekitar sebulan lalu hingga Senin ini, sebanyak 704 ribu liter air bersih telah didistribusikan ke daerah yang dilanda kekeringan, guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang Ferry Muharram, dilansir dari Antara, Senin, 10 Agustus 2026.
Sebanyak 258.000 liter air bersih distribusikan langsung oleh BPBD Karawang. Sedangkan sebanyak 446.000 liter air bersih lainnya didistribusikan atas kolaborasi BPBD Karawang dengan sejumlah pihak, termasuk pihak swasta.
Sesuai dengan data BPBD Karawang, hingga kini kekeringan melanda 14 desa yang tersebar di lima kecamatan. Sebanyak 5.325 keluarga yang terdiri dari 16.129 jiwa terdampak musim kemarau hingga mengalami krisis air bersih.
Ke-14 desa yang dilanda kekeringan ialah Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana, Ciptasari dan Desa Medalsari di Kecamatan Pangkalan. Kemudian Desa Kutalanggeng dan Cintalanggeng di Kecamatan Tegalwaru.
Desa lainnya yang dilanda kekeringan ialah Desa Mulyasejati, Kutanegara dan Parungmulya di Kecamatan Ciampel, lalu Desa Wanakerta Kecamatan Telukjambe Barat serta Desa Sukaluyu, Puserjaya dan Desa Sirnabaya di Kecamatan Telukjambe Timur.

Pendistribusian air bersih kepada warga terdampak kemarau di Karawang. (ANTARA/Ali Khumaini)
BPBD Karawang terus memantau kondisi wilayah yang terdampak kekeringan. Hal ini dilakukan demi memastikan pendistribusian air bersih berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ketersediaan sumber air dan menggunakan air secara bijak selama musim kemarau," ungkapnya.