Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin. (Metrotvnews.com/Antonio)
KAI Identifikasi 1.846 Perlintasan Berbahaya, 235 Titik Segera Ditutup
Antonio • 4 May 2026 21:31
Bekasi: PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengidentifikasi sebanyak 1.846 perlintasan sebidang yang dinilai berbahaya di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, lebih dari 200 perlintasan segera ditutup karena tidak memenuhi standar keselamatan.
“Yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan, kita akan tutup. Sudah kita mulai sesuai dengan perintah Bapak Presiden,” kata Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, di Bekasi, Jawa Barat, Senin, 4 Mei 2026.
“Akan kita lakukan secepatnya. Ada lebih dari 200 perlintasan yang segera kita tutup,” ujarnya.
Selain fokus pada penertiban perlintasan, KAI juga menyampaikan duka mendalam atas insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang. Bobby menyebut pihaknya telah menggelar doa bersama untuk para korban.
"Kami melakukan tahlilan sekaligus doa bersama untuk korban yang wafat, ada 16 orang. Ini kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga korban, tapi juga bagi kami," ujar Bobby.

Ilustrasi perlintasan jalan sebidang. Foto: Medcom.id/Christian.
Bobby menegaskan, peristiwa tersebut menjadi tanggung jawab moral bagi KAI untuk terus meningkatkan standar keselamatan.
"Ini bagian dari tanggung jawab kami. Keselamatan tidak bisa ditoleransi, tidak bisa dikompromikan," tegas Bobby.
Terkait aksi masyarakat yang datang membawa bunga dan menyampaikan duka di lokasi kejadian, Bobby menyebut hal itu sebagai bentuk empati dan solidaritas.
"Ini adalah bagian dari rasa belasungkawa dan dukacita. Kami ingin menjadi bagian dari keluarga para korban, merasakan kehilangan yang besar ini," katanya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com