Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono. Dok. Istimewa
Pemerintah Jaga Pasokan Sembako Jelang Nyepi dan Idulfitri Cukup
Achmad Zulfikar Fazli • 18 March 2026 20:31
Jakarta: Pemerintah mengupayakan pasokan komoditas pangan strategis atau sembako jelang perayaan Nyepi 2026 dan Idulfitri 1447 Hijriah dalam keadaan cukup. Pemerintah juga berupaya agar harga terkendali dan berada pada kisaran harga eceran tertinggi (HET).
“Saya sampaikan seluruh komoditas strategis seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, daging sapi atau daging kerbau, telur, gula, dan minyak goreng menghadapi Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman,” kata Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, dalam konferensi pers Kesiapan Infrastruktur dan Pangan Jelang Nyepi dan Idulfitri, di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Menurut dia, kondisi aman yang dimaksud adalah pasokannya cukup dan harga masih sesuai HET.
Dia mencontohkan beras. Di gudang Bulog, cadangan beras pemerintah sudah mencapai 4,09 juta. Proyeksinya bisa mencapai 6 juta ton yang bisa disimpan di gudang Bulog.
Beras yang beredar di masyarakat saat ini sekitar 12 juta ton, dan proyeksi beras yang akan panen ke depan sekitar 12 juta ton. Sehingga, total 28 juta ton beras. Artinya, itu sama dengan ketahanan pangan Indonesia, khususnya beras, mencapai 324 hari atau 11 bulan yang akan datang.
“Jadi, kondisi pangan kita sangat kuat ya, sangat kuat,” kata Sudaryono.

Ilustrasi bahan pokok. MI/Ramdani
Baca Juga:
Mendag Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Lebaran |
Komoditas pangan strategis lain seperti jagung, cabai besar, cabai rawit, gula konsumsi, gula, telur, dan ayam juga memadai. Bahkan, bisa tahan hingga Mei 2026.
“Tapi bukan berarti pemahamannya, kalau sampai Mei (selesai), habis, bukan. Artinya, ini kan sampai Mei tahan, tapi kan ada panen, dikonsumsi, ada produksi, dikonsumsi, dan lain-lain. Jadi insyaallah kondisi dari sisi produksi kita cukup,” kata dia.
Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, menegaskan pasokan pangan nasional berada dalam kondisi aman dan mencukupi sepanjang Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
“Pemerintah terus memastikan ketersediaan pangan serta menjaga harga tetap stabil. Agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan bahan pokok,” kata Sarwo Edhy.