Penumpang LRT Sumsel Capai 213 Ribu Orang Selama Angkutan Lebaran

Para penumpang saat sedang berada di LRT Sumsel. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri

Penumpang LRT Sumsel Capai 213 Ribu Orang Selama Angkutan Lebaran

Silvana Febiari • 28 March 2026 16:09

Palembang: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat jumlah penumpang LRT Sumatra Selatan mencapai 213.150 orang. Angka tersebut dihimpun selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 13–26 Maret 2026.

Manager Humas Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, angka tersebut merupakan akumulasi hingga hari ke-14 posko atau H+5 Lebaran. Rata-rata jumlah penumpang harian tercatat mencapai 15.225 orang.

“Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Penambahan frekuensi perjalanan selama masa libur Lebaran turut mendukung kelancaran mobilitas,” kata Aida, dilansir dari Antara, Sabtu, 28 Maret 2026. 
 


Peningkatan jumlah pengguna LRT Sumsel ini dipengaruhi oleh berbagai upaya peningkatan layanan yang dilakukan selama periode libur Lebaran. Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI Divre III Palembang menambah jumlah perjalanan dari 94 menjadi 102 perjalanan per hari pada periode 22 hingga 25 Maret 2026.

Kebijakan tersebut berdampak pada peningkatan signifikan jumlah pengguna, terutama saat arus balik. Tercatat 26.461 penumpang pada 23 Maret (H+1) dan 27.485 penumpang pada 24 Maret (H+2).

Selain itu, meningkatnya mobilitas masyarakat juga dipicu oleh mulai aktifnya kembali para pekerja sejak 25 Maret 2026. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah masih berlangsungnya libur sekolah.

Dari sisi operasional, LRT Sumsel mencatat kinerja yang sangat baik. Ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) mencapai 100 persen, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

“Ketepatan waktu ini menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan serta kenyamanan pelanggan,” ujarnya.


LRT Sumatra Selatan. Foto: Dok Metrotvnews.com


Melalui konektivitas antarmoda, LRT Sumsel memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan secara efisien dan terintegrasi.

KAI juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban, seperti mengantre dengan tertib, mendahulukan penumpang yang turun, serta menjaga kebersihan di area stasiun dan kereta.

Selain meningkatkan layanan transportasi, LRT Sumsel juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dukungan ini diberikan melalui penyediaan ruang usaha bagi pelaku UMKM di sejumlah stasiun strategis.

Beragam produk lokal, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan dan minuman, tersedia bagi pengguna jasa selama berada di lingkungan stasiun.

“Kami tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ungkap Aida.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)