Gedung KPK. Foto: ANTARA/Rio Feisal.
KPK Siapkan 4 Program Unggulan Kampanye Antikorupsi di 2026
Fachri Audhia Hafiez • 29 March 2026 08:13
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi resmi meluncurkan empat program utama kampanye antikorupsi untuk sepanjang tahun 2026. Program yang terdiri dari Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA), Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST), Program BenarBenar, serta Pariwara Antikorupsi ini dirancang untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis dan kreatif.
“Empat program ini akan berjalan berdampingan, menyasar kelompok masyarakat, dan menanamkan pesan ‘biasakan yang benar, jangan benarkan yang biasa’,” kata Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Minggu, 29 Maret 2026.
Amir menjelaskan, salah satu program unggulan yakni JNBA akan menyambangi 15 kabupaten/kota di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengusung konsep pasar malam, KPK berupaya menciptakan ruang publik yang hangat agar masyarakat bisa belajar nilai-nilai integritas tanpa sekat birokrasi yang kaku.
“KPK melepaskan atribut birokrasi yang formal, dan menggantinya dengan ruang dialog terbuka di alun-alun kota,” jelas Amir.
Ia menambahkan bahwa JNBA juga akan membawa isu-isu sensitif regional, seperti pertambangan emas tanpa izin, ke dalam forum seminar warga.
Tak hanya turun ke jalan, KPK juga memperkuat kampanye lewat seni melalui ACFFEST 2026 yang kini memasuki tahun ke-12. Program ini tidak hanya menghadirkan kompetisi film pendek dan fiksi, tetapi juga kompetisi regional yang mengangkat isu Sumber Daya Alam (SDA).
.jpg)
Gedung KPK. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Sementara itu, program "BenarBenar" akan menyasar generasi muda melalui pementasan teater musikal bertema integritas dan kompetisi stand up comedy bertajuk “Operasi Tangkap Tawa”.
Di sisi birokrasi, lembaga antirasuah ini memastikan pemerintah daerah tidak berjalan sendiri. Melalui Pariwara Antikorupsi 2026, KPK bersama Pemda aktif memproduksi konten kampanye pencegahan pungutan liar (pungli), suap, hingga larangan penyalahgunaan fasilitas dinas.
“Melalui JNBA, KPK hadir di tengah masyarakat. Melalui ACFFEST, KPK berbicara lewat cerita. Melalui BenarBenar, KPK menggugah generasi muda. Melalui Pariwara, KPK memperkuat garda pelayan publik,” jelas Amir.