Baru Dilantik Oktober, Oknum PPPK di Bandung Terjerat Skandal Perselingkuhan

Tangkap layar sang istri gerebek suami yang merupakan pegawai PPPK di Pemkot Bandung diduga selingkuh.

Baru Dilantik Oktober, Oknum PPPK di Bandung Terjerat Skandal Perselingkuhan

Roni Kurniawan • 14 January 2026 13:22

Bandung: Video dugaan perselingkuhan yang melibatkan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung viral di media sosial. Pemerintah Kota Bandung memastikan laporan tersebut sedang diproses sesuai aturan yang berlaku.

Kepala DPKP3 Kota Bandung, Rizky Kusrulyadi, mengatakan pihaknya telah menerima informasi dan aduan terkait video tersebut. Ia menegaskan DPKP3 tidak tinggal diam dan langsung memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

"Ya, sudah dapat informasinya. Prosesnya sedang diusulkan, lagi pemanggilan segala macam," kata Rizky di Bandung, Rabu, 14 Januari 2026.
 


Rizky menjelaskan, pegawai yang bersangkutan baru dilantik sebagai PPPK pada Oktober 2025. Sementara laporan dugaan perselingkuhan terjadi sekitar tujuh bulan lalu, saat yang bersangkutan belum berstatus sebagai PPPK.

"Kalau tujuh bulan lalu masih belum jadi PPPK, jadi belum ada ikatan hukum dengan kami. Setelah diangkat Oktober, baru bisa kami proses," jelas Rizky.


Tangkap layar sang istri gerebek suami yang merupakan pegawai PPPK di Pemkot Bandung diduga selingkuh.


Saat ini, DPKP3 telah menyampaikan laporan tersebut kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung. Proses penanganan dilakukan secara bertahap, mulai dari pemanggilan hingga klarifikasi.

"Nanti dipanggil, dibuat berita acara pemeriksaan, lalu diusulkan sanksinya. Prosesnya bertahap dan melibatkan BKPSDM serta Inspektorat," sahut Rizky.

Rizky menambahkan, sanksi disiplin terhadap pegawai PPPK merupakan kewenangan BKPSDM, bukan DPKP3. Ia uga menegaskan seluruh ASN, termasuk PPPK, terikat oleh kode etik.

"Kalau ada aduan seperti ini pasti diproses. Tidak ada yang kami tutup-tutupi," tegas Rizky.

Pegawai yang terlibat diketahui merupakan staf kebersihan taman di bawah DPKP3 Kota Bandung. Hingga kini, proses klarifikasi masih dilakukan oleh BKPSDM Kota Bandung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)