Atasi Banjir Cempaka Putih, DKI Bangun Empat Rumah Pompa Baru

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meninjau lokasi pembangunan pompa air di Cempaka Putih Barat dan Cempaka Putih, Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.

Atasi Banjir Cempaka Putih, DKI Bangun Empat Rumah Pompa Baru

Fachri Audhia Hafiez • 29 January 2026 22:14

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) resmi memulai pembangunan empat rumah pompa baru di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat sistem polder dalam mereduksi debit air dan meminimalisasi risiko banjir di sepanjang Jalan Letjen Suprapto serta wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat.
 


"Upaya ini difokuskan pada kawasan rawan genangan, khususnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat. Hadirnya rumah pompa ini diharapkan dapat memperkuat sistem polder dan mempercepat pembuangan air sehingga genangan dapat surut lebih cepat di titik-titik rawan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat meninjau lokasi, dikutip dari Antara, Kamis, 29 Januari 2026.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, memerinci bahwa keempat rumah pompa tersebut tersebar di dua titik Jalan Letjen Suprapto dan dua titik di Jalan Cempaka Putih Barat 26. Total kapasitas dari keempat fasilitas ini mencapai 18 meter kubik per detik atau setara 18.000 liter per detik.

“Kapasitas tersebut diharapkan mampu menangani genangan pada area hampir 250 hektare di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya. Pembangunan rumah pompa tersebut telah dikontrakkan pada akhir Desember 2025. Saat ini, proses mobilisasi alat sedang berlangsung. InsyaAllah, pembangunan fisik akan dimulai pada bulan depan,” jelas Ika.
 

Rincian kapasitas masing-masing rumah pompa meliputi:
  • Rumah Pompa Cempaka Putih (Jl. Letjen Suprapto Barat): 3 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih (Jl. Letjen Suprapto Timur): 5 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat (Sisi Utara): 4 meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat (Sisi Selatan): 6 meter kubik per detik.
Proyek ini menjadi bagian dari program prioritas penanganan banjir di Jakarta Pusat, mengingat Jalan Letjen Suprapto merupakan jalur urat nadi transportasi yang kerap terganggu saat intensitas hujan tinggi. Dengan dimulainya konstruksi fisik bulan depan, Pemprov DKI optimis sistem pengendalian air di kawasan tersebut akan jauh lebih efektif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)