Optimalisasi Pompa, Gubernur Pramono Perdiksi Banjir Surut 3-4 Jam

Banjir di Kelurahan Petogogan. Foto: Metro TV/Muhammad Iqbal Sidiq,

Optimalisasi Pompa, Gubernur Pramono Perdiksi Banjir Surut 3-4 Jam

Muhammad Alvi Randa • 5 May 2026 17:02

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengoptimalisasi pompa air saat banjir. Alat sedot diaktifkan saat terjadi genangan.

"Dalam tiga sampai empat jam, air relatif sudah mulai surut,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.

Langkah cepat tersebut dinilai efektif mempercepat penyusutan banjir di berbagai titik. Selain itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI mempercepat proses pengerukan di sungai utama secara masif.

Pramono menyebut Sungai Krukut, Sungai Pesanggrahan, dan Sungai Ciliwung, menjadi target utama pengerukan. Hal tersebut, bertujuan meningkatkan kapasitas tampung air sekaligus memperlancar aliran saat hujan deras.
 


Di sisi lain, Pramono menjelaskan curah hujan tinggi masih menjadi penyebab utama banjir di Ibu Kota. Namun, ia menekankan penyumbatan aliran air akibat sampah juga memperparah kondisi di lapangan.

"Jika masih ada penyumbatan disaluran, meskipun hujan tidak terlalu tinggi, tetap masih terjadi banjir, " tegas pramono. 


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/M Alvi

Pramono mengingatkan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Ia menilai penyumbatan akibat sampah masih menjadi faktor penting yang memperparah banjir, meskipun curah hujan tidak terlalu tinggi.

Pramono memastikan banjir yang terjadi, telah surut pada malam hari. Hal itu,  berkat kombinasi pengoperasian pompa dan penanganan di lapangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)