Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.
Pramono Tinjau Usulan Trotoar dan Zona Selamat Sekolah di Tanah Abang
Anggi Tondi Martaon • 5 November 2026 19:42
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan meninjau langsung usulan pembangunan trotoar dan penandaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Jalan Kampung Bali XXV, Tanah Abang. Namun, dia mengingatkan pembangunan fasilitas pejalan kaki tidak mengganggu fungsi saluran air.
“Problemnya adalah kalau dibuatkan pedestrian, pedestrian-nya di atas sungai, dan untuk itu saya tidak setuju,” kata Pramono dikutip dari Antara, Kamis, 5 November 2026.
Sebagai alternatif, Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji kemungkinan penyesuaian lebar jalan, penerapan lalu lintas satu arah, serta penataan pohon di sepanjang ruas jalan.
“Maka saya akan melihat ke lapangan, apakah memungkinkan pedestriannya itu dibuat dengan memperkecil jalan dan jalannya dibuat satu jalur, atau kemudian pohon-pohon yang menjadi pelindung dari Dinas Pertamanan yang kemudian kita rapikan. Tetapi intinya, apa yang menjadi permintaan Bu Camat dan jajaran, kami akan tindak lanjuti,” ujar Pramono.
Selain hal tersebut, Pramono juga membahas berbagai persoalan lain dalam rapat rutin di kecamatan.
Dalam rapat di Kecamatan Tanah Abang, ia memutuskan penataan kawasan perdagangan Blok A hingga F Tanah Abang dilakukan secara bertahap dengan tetap menjaga mata pencaharian pedagang dan masyarakat.
Menurut Pramono, penataan akan mencakup pengaturan parkir, penertiban aktivitas ilegal, pengelolaan sampah, serta pembenahan fasilitas pendukung agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Camat Tanah Abang Dwiarti Indriati Utami di Kantor Kecamatan Tanah Abang. Foto: Metrotvnews.com/Nattasya Amani Vrazeti.
Selain pengaturan parkir dan ketertiban, Pemprov DKI Jakarta juga memperhatikan pengelolaan sampah melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Selain penataan kawasan perdagangan, rapat tersebut juga membahas tiga persoalan strategis lainnya, yakni pengendalian banjir, keselamatan pejalan kaki, dan pemenuhan fasilitas pendidikan.