Polda Respons Begal di Gambir di Tengah Predikat Kota Teraman Kedua se-ASEAN

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto. Foto: Metro TV/Vania Liu.

Polda Respons Begal di Gambir di Tengah Predikat Kota Teraman Kedua se-ASEAN

Vania Liu • 10 April 2026 12:41

Jakarta: Polda Metro Jaya menegaskan menjaga Jakarta merupakan tanggung jawab seluruh warga, bukan hanya aparat tertentu. Hal ini disampaikannya dalam menanggapi perihal masih ditemukannya aksi begal di kawasan Gambir, usai Jakarta disebut menjadi kota teraman kedua di ASEAN.

“Kita jangan melihat salah satu profesi dari seseorang. Sebagai masyarakat, semuanya perlu menjaga Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto di Polda Metro Jaya, Jumat 10 April 2026.

Ia menekankan tindak kejahatan dapat terjadi kepada siapa saja tanpa memandang profesi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan generalisasi terhadap suatu pekerjaan dalam melihat kasus kriminalitas.

Polda Metro Jaya memastikan akan terus melakukan upaya penegakan hukum guna menjaga keamanan di wilayah ibu kota. Selain itu, Budi menyebut pihaknya akan mengungkap pelaku dari aksi begal yang menimpa seorang Damkar tersebut.

“Kami berempati dan Polda Metro Jaya akan fokus untuk mengungkap pelaku,” ujar Budi.

Ilustrasi pembegalan. Medcom.id

Sebelumnya, Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di kawasan ASEAN berdasarkan survei Safety Index by Global Residence Index 2026. Meskipun begitu, kota metropolitan ini kembali menjadi sorotan karena masih ditemukannya aksi begal di Gambir, Jakarta pusat yang menimpa seorang Damkar beberapa waktu lalu.

Korban yang diketahui bernama Bimo Margo Hutomo, mengalami luka parah setelah dihajar menggunakan batu oleh para pelaku. Selain menderita luka fisik, korban kehilangan sepeda motor dan ponsel yang dibawa kabur oleh komplotan begal tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)