Kereta api sudah mulai berjalan normal. Dokumentasi/ Humas Daop 4 Semarang
Dua Perjalanan Kereta Api di Daop 4 Semarang Dibatalkan Imbas Bangunkarta Anjlok
Silvana Febiari • 6 April 2026 22:18
Semarang: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Daop 4 membatalkan perjalanan dua kereta api (KA). Pembatalan ini dipicu anjloknya KA Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
"Dua perjalanan KA dibatalkan, masing-masing KA Kamandaka relasi Semarang-Purwokerto dan KA Joglosemarkerto relasi Semarang-Solo," kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, dilansir dari Antara, Senin, 6 April 2026.
Selain pembatalan, lanjut dia, terdapat pula perubahan pola operasi perjalanan KA akibat peristiwa tersebut, yakni rute memutar sejumlah kereta jalur selatan. Untuk saat ini terdapat 13 perjalanan KA jalur selatan yang rutenya diputar melalui jalur utara.
Kereta-kereta yang perjalanannya harus memutar di jalur utara tersebut di antaranya KA Joko Tingkir, KA Manahan, KA Gaya Baru Malam, KA Taksaka, KA Bima, KA Argo Dwipangga, KA Jayakarta, KA Gajayana, serta KA Senja Utama.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengerahkan kereta penolong untuk mengevakuasi KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen yang anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin, 6 April 2026. ANTARA/HO-
PT KAI, lanjut dia, berkomitmen memberi pelayanan terhadap pelanggan yang keretanya batal diberangkatkan melalui pengembalian dana pembelian tiket. Perusahaan BUMN itu juga berkomitmen memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan KA, salah satunya dengan perubahan rute perjalanan melalui jalur utara.
Ia menjelaskan seluruh petugas pengatur perjalanan KA serta penjaga perlintasan sebidang telah diminta untuk mengantisipasi dampak perubahan pola operasi tersebut.
Sebelumnya, KA Bangunkarta rute Jombang-Pasar Senen anjlok di emplasemen Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sekitar pukul 14.15 WIB. Akibatnya, PT KAI melakukan rekayasa pola operasi perjalanan KA.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com