3.269 Personel Gabungan Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Personel kepolisian melakukan apel sebelum pengamanan kegiatan dzikir dan doa kebangsaan di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Foto: Antara.

3.269 Personel Gabungan Amankan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Gabriella Thesa Widiari • 1 August 2026 14:46

Jakarta: Polda Metro Jaya mengerahkan 3.269 personel gabungan untuk mengamankan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026. Seluruh personel akan disebar ke sejumlah titik pengamanan.

""Seluruh personel harus melaksanakan tugas secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab. Pastikan setiap ring pengamanan berjalan optimal, tidak ada penumpukan massa, serta seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aman dan nyaman," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, dilansir dari Antara, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Adapun acara Zikir dan Doa Kebangsaan tersebut akan menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah pejabat negara dijadwalkan hadir, selain itu diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta.

Reynold menekankan seluruh perwira pengendali untuk melaksanakan pola pengamanan empat ring, pengaturan akses masuk peserta, jalur VVIP, hingga pengamanan kantong parkir dan titik penjemputan bus. Selain itu, pentingnya koordinasi antarpersonel di lapangan, khususnya dalam pengaturan arus kedatangan dan kepulangan peserta.

Menurut dia, bus pengangkut jamaah tidak diperkenankan berhenti terlalu lama di titik penurunan penumpang agar tidak menimbulkan kemacetan. Sementara, personel di lokasi parkir diminta memastikan proses mobilisasi berlangsung lancar.

Reynold mengimbau masyarakat yang akan menghadiri Zikir dan Doa Kebangsaan agar mematuhi arahan petugas, menggunakan kantong parkir yang telah disediakan, serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif," kata Reynold.


Monumen Nasional (Monas). Foto: MI/Susanto.

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengingatkan seluruh personel agar memahami plotting masing-masing. Serta menjaga pintu masuk, mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, serta tetap siaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Seluruh personel juga diminta tidak meninggalkan lokasi penugasan sebelum mendapat perintah dari pimpinan.

(Gabriella Thesa Widiari)