Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (4/8/2026). ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Pemprov DKI Hubungkan 2 JPO di Rasuna Said
Achmad Zulfikar Fazli • 4 August 2026 19:28
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menghubungkan dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berdekatan di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Penggabungan JPO akan dibahas dalam rapat paripurna pada Rabu, 5 Agustus 2026.
“Jadi, JPO Rasuna Said segera dihubungkan supaya fasilitas tersebut terkoneksi dengan baik," kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 4 Agustus 2026.
Warga mengeluhkan dua JPO yang berdekatan di Jalan Rasuna Said tidak saling terhubung. Satu JPO milik Pemprov DKI yang dibangun terlebih dulu dan berfungsi sebagai fasilitas penyeberangan bagi masyarakat umum.
Sedangkan, satu JPO lain merupakan integrasi yang dibangun pihak LRT Jabodebek sebagai bagian dari fasilitas integrasi antarmoda yang menghubungkan Stasiun LRT Jabodebek dengan Halte TransJakarta.
JPO milik Pemprov DKI juga pernah menjadi akses langsung menuju halte TransJakarta, sebelum Halte TransJakarta dipindahkan ke bawah Stasiun Terintegrasi LRT Jabodebek.
_%20ANTARA%20FOTO_Fauzan(2).jpg)
Kendaraan melintas di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Minggu (17/5/2026). ANTARA FOTO/Fauzan
Setelah halte dipindahkan dan diintegrasikan dengan Stasiun LRT Jabodebek, akses menuju halte tidak lagi melalui JPO eksisting, melainkan melalui JPO integrasi yang dibangun pihak LRT Jabodebek.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Siti Dinarwenny mengatakan JPO integrasi tak hanya dapat dimanfaatkan pengguna LRT Jabodebek dan TransJakarta untuk berpindah moda, tetapi juga dapat digunakan masyarakat umum sebagai sarana penyeberangan jalan.
Mengenai adanya usulan untuk menghubungkan kedua JPO tersebut, dia menyampaikan rencana tersebut memerlukan kajian teknis dari pihak LRT Jabodebek sebagai pemilik dan pengelola JPO integrasi.