Ilustrasi: Satu dari tujuh bangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai cagar budaya di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-ITB
Mahasiswa Magister ITB Hilang di Gunung Puntang
Silvana Febiari • 11 May 2026 10:15
Bandung: Institut Teknologi Bandung (ITB) menyatakan salah satu mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan Angkatan 2024, Arief Wibisono, dikabarkan hilang di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Arief dikabarkan hilang kontak saat perjalanan turun dari gunung sejak Sabtu petang, 9 Mei 2026.
Direktur Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB N Nurlaela Arief menjelaskan aktivitas tersebut bukan merupakan bagian dari kegiatan kemahasiswaan.
"Bukan merupakan kegiatan kemahasiswaan," tutur Nurlaela, dilansir dari Antara, Senin, 11 Mei 2026.
Berdasarkan informasi awal yang diterima kampus, kata dia, Arief dalam perjalanan turun dari Gunung Puntang bersama dua rekannya. Namun dalam perjalanan Arief berjalan lebih dahulu.
Sementara itu, kedua rekannya tiba di basecamp Pasirkuda tanpa menemukan Arief. Hingga kini belum berhasil melakukan kontak.
Nurlaela mengatakan pihak kampus terus berkoordinasi dalam pendampingan pencarian korban. Dia menerangkan koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam pencarian, termasuk Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan kepolisian, serta keluarga korban, yang kini sudah di lokasi.
Pihak Basarnas, lanjut dia, menyampaikan proses pencarian terus dilakukan dengan menghimpun berbagai informasi dari rekan-rekan korban. Tim juga telah bergerak menyisir bagian-bagian maupun jalur-jalur lain yang sebelumnya belum dilalui dalam pencarian awal.

Ilustrasi: Satu dari tujuh bangunan yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai cagar budaya di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-ITB
Basarnas juga mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan relawan di wilayah Bandung Raya untuk membantu operasi pencarian sejak hari pertama. Koordinasi bersama pihak kepolisian terus dilakukan guna memperluas proses pencarian terhadap Arief.
"Pihak Basarnas menambahkan bahwa informasi terbaru terkait perkembangan pencarian akan disampaikan secara berkala," ucap Nurlaela.
Sementara itu, dalam keterangannya Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB Nita Yuanita menyatakan pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan kini fokus utama adalah mendukung proses pencarian.
Saat ini, Ketua Program Studi Magister Teknik Lingkungan Anindrya Nastiti beserta Andri Gumilar dan staf ITB sedang berada di lokasi untuk menemani keluarga. "Mohon doanya agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat," ujar Nita.