Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopilot Pesawat ATR 42-500

Keluarga korban saat di pemakaman Darussalam Villey, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu, 25 Januari 2026. MTVN/Muhammad Syawaluddin.

Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Kopilot Pesawat ATR 42-500

Muhammad Syawaluddin • 25 January 2026 20:24

Gowa: Kopilot pesawat ATR 42-500, Muhammad Farhan Gunawan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Darussalam Villey, Kelurahan Romangloe, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman karena keluarga tak kuasa menahan tangis atas kepergian Farhan dalam kecelakaan pesawat tersebut.

Direktur Utama PT Indonesia Air Transport, Adi Tri Wibowo, turut hadir dan menyampaikan sambutan. Pihaknya sangat merasa kehilangan atas wafatnya Farhan.

Kecelakaan ini melibatkan kru terbaik kami, termasuk para kru lain dan tim engineering yang terlibat dalam misi ini,” katanya, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu, 25 Januari 2026.
 


Adi mengungkapkan kecelakaan yang merenggut nyawa sejumlah kru pesawat dan penumpang tersebut menjadi duka mendalam. Peristiwa itu dirasakan berat bagi seluruh keluarga korban maupun pihak perusahaan.

“Mudah-mudahan sepuluh korban yang meninggal dinyatakan syahid. Khusnul khotimah,” ucapnya.


Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi terhadap salah satu korban di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Metrotvnews.com/Muhammad Syawaluddin


Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi SAR gabungan. Upaya pencarian dan evakuasi dinilai telah dilakukan secara maksimal.

“Turut berduka cita. Semoga almarhum menjadi kebanggaan bapaknya, Gunawan, khususnya bagi orang tuanya,” jelasnya.

Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 mengalami kecelakaan di sekitar Gunung Bulusaraung pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat rute Yogyakarta–Makassar itu membawa 10 penumpang, salah satunya adalah Farhan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)