Dewan Masjid Indonesia Serukan Salat Minta Hujan Atasi Karhutla

Petugas Manggala Agni Kemenhut melakukan pemadaman karhutla di Sumatra Selatan. Foto: Dok. ANTARA/HO-Kemenhut.

Dewan Masjid Indonesia Serukan Salat Minta Hujan Atasi Karhutla

Fachri Audhia Hafiez • 23 August 2026 11:47

Jakarta: Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyerukan seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar salat Istisqa atau salat meminta hujan. Hal ini guna menanggulangi dampak kemarau berkepanjangan yang memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Periode musim kemarau yang berkepanjangan yang mengakibatkan peningkatan suhu lingkungan, menyebabkan kekeringan, menimbulkan krisis air dan memicu kebakaran hutan yang meluas di beberapa wilayah Indonesia," tulis Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla dalam edaran resminya, dikutip dari Antara, Minggu, 23 Agustus 2026.
 


DMI menyarankan pelaksanaan salat Istisqa digelar di lapangan terbuka maupun halaman masjid di seluruh Indonesia sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Selain mendirikan salat, DMI mengimbau para khatib dan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) untuk mengajak masyarakat memperbanyak istighfar, bertobat, serta memohon perlindungan dari malapetaka.

"Meminta ampun atas segala dosa (bertobat), memperbanyak istighfar, dan berdoa sungguh-sungguh agar Allah SWT mengabulkan apa yang menjadi kebutuhan umat Islam dan seluruh bangsa ini," lanjut seruan tersebut.


Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla. Foto: Dok. Antara.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus mengakselerasi penanganan karhutla, khususnya di wilayah Kalimantan dan Sumatra. Sebanyak 12.880 personel gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BPBD, hingga relawan telah dikerahkan.

Langkah penanganan di lapangan mencakup pemantauan titik panas (hotspot), patroli rutin, pemadaman darat dan udara, pendinginan lahan, hingga pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

(Fachri Audhia Hafiez)