Legislator NasDem Nessy Kalviya (tengah). Foto: Istimewa.
Legislator NasDem Tegaskan Perempuan Harus Punya Ruang dan Kesempatan Setara
Gabriella Thesa Widiari • 28 August 2026 17:17
Jakarta: Legislator NasDem Nessy Kalviy menekankan pentingnya memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berkontribusi dalam kehidupan publik. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) di Ruang Rapat Fraksi Partai NasDem, Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
"Perempuan memiliki kemampuan dan pengalaman yang sangat besar untuk ikut berkontribusi dalam ruang-ruang pengambilan keputusan. Karena itu, yang perlu kita dorong adalah kesempatan yang adil, ruang yang terbuka, serta proses yang memberikan kepercayaan kepada perempuan," kata Nessy dalam keterangan tertulis, Jumat, 28 Agustus 2026.
Nessy juga menekankan bahwa upaya meningkatkan keterwakilan perempuan harus dibarengi dengan penguatan kapasitas yang memadai.
“Kita ingin semakin banyak perempuan berani mengambil peran. Ketika perempuan diberi ruang dan kesempatan, perempuan bukan hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga dapat menjadi bagian dari solusi dan ikut memberikan kontribusi bagi masa depan bangsa,” kata Nessy.
Anggota Komisi VIII DPR RI itu menambahkan, keterlibatan perempuan dalam ruang publik tidak cukup hanya dibuka secara formal. Lingkungan sekitar juga harus didukung ekosistem yang memungkinkan perempuan tumbuh dan memiliki kompetensi.
Dalam pertemuan tersebut, GPSP menyerahkan policy brief yang memuat gagasan reformasi tata kelola pemilu. Dokumen itu menekankan pentingnya proses seleksi penyelenggara pemilu yang inklusif, profesional, transparan, dan berintegritas.
GPSP juga menyoroti masih rendahnya keterwakilan perempuan dalam tim seleksi (timsel) yang selama tiga periode berada di kisaran 14–27 persen. Kondisi ini dinilai perlu didorong melalui langkah afirmatif agar peluang perempuan semakin terbuka.
.jpeg)
Ilustrasi Gedung DPR/MPR/DPD RI. Foto: dok. MI.
Selain itu, GPSP mendorong perbaikan komposisi timsel dengan memperkuat unsur masyarakat dan akademisi. Keberagaman kompetensi seperti bidang teknologi informasi, manajemen, logistik, dan hukum dianggap penting untuk melengkapi kapasitas timsel.
GPSP turut menyampaikan pentingnya membangun pipeline perempuan melalui penguatan kapasitas dan pelatihan sejak tingkat daerah hingga pusat. Upaya ini diharapkan dapat membuat semakin banyak perempuan siap mengambil peran strategis.
Audiensi ini menjadi bagian dari komitmen Fraksi Partai NasDem dalam menyerap aspirasi terkait pemberdayaan perempuan. Sementara aspirasi teknis kepemiluan nantinya dapat dikomunikasikan kepada lembaga yang berwenang.