5 Museum Kereta Api di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Museum Kereta Api, dok: Instagram @kai121_

5 Museum Kereta Api di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Putri Purnama Sari • 22 September 2026 13:23

Jakarta: Liburan tidak harus selalu ke tempat wisata alam atau pusat perbelanjaan. Bagi Anda yang ingin jalan-jalan sambil mengenal sejarah perkeretaapian Indonesia, museum kereta api bisa menjadi pilihan.

Indonesia memiliki sejumlah museum kereta api yang menyimpan koleksi lokomotif, gerbong, peralatan perkeretaapian, hingga kisah perjalanan kereta api dari masa ke masa. Beberapa di antaranya bahkan masih menawarkan pengalaman menaiki kereta wisata dengan lokomotif lawas.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui akun Instagram @kai121_ membagikan tiga museum kereta api yang bisa dikunjungi untuk mengenal sejarah sekaligus bernostalgia dengan perjalanan kereta api di masa lalu. Berikut tiga museum kereta api di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi.

Museum Kereta Api yang Wajib Dikunjungi


Museum Kereta Api, dok: Instagram @kai121_

1. Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta Api Ambarawa berada di bekas Stasiun Willem I yang mulai beroperasi pada 1873. Museum ini menjadi rumah bagi berbagai koleksi lokomotif uap, gerbong, dan kereta antik.

Selain melihat koleksi lawas perkeretaapian, pengunjung juga dapat mencoba kereta wisata menggunakan lokomotif uap maupun lokomotif diesel vintage. Perjalanan tersebut melayani rute Ambarawa-Tuntang pulang-pergi (PP).

Dengan suasana stasiun dan koleksi kereta zaman dulu, kunjungan ke Museum Kereta Api Ambarawa dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin merasakan suasana perjalanan kereta api pada masa lampau.

Koleksi yang bisa dilihat di museum ini meliputi:

  • Lokomotif uap dari berbagai seri.
  • Gerbong penumpang dan gerbong barang bersejarah.
  • Peralatan sinyal, wesel, telepon, dan telegraf kereta api.
  • Bangunan Stasiun Willem I bergaya kolonial.

Museum ini berada di Jalan Stasiun Nomor 1, Ambarawa, Kabupaten Semarang dan buka setiap hari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.

2. Museum Kereta Api Bondowoso


Museum Kereta Api, dok: Instagram @kai121_

Beralih ke Jawa Timur, ada Museum Kereta Api Bondowoso yang berada di Stasiun Bondowoso. Museum ini menyimpan kisah sejarah yang berkaitan dengan peristiwa Gerbong Maut pada 1947.

Peristiwa tersebut berkaitan dengan perjalanan ratusan pejuang menuju Surabaya yang berada dalam kondisi panas dan kekurangan oksigen hingga menyebabkan banyak korban jiwa.

Selain kisah Gerbong Maut, museum ini juga menyimpan sejumlah koleksi yang berkaitan dengan sejarah pembangunan dan pengoperasian jalur kereta api Bondowoso-Jember. Pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan perkeretaapian sekaligus mengenal lebih jauh sejarah jalur kereta api di wilayah tersebut.

Beberapa koleksi unggulannya meliputi:

  • Gerbong Maut Bondowoso.
  • Lokomotif dan gerbong bersejarah.
  • Peralatan operasional stasiun.
  • Arsip dan foto perkembangan jalur kereta api Bondowoso.

3. Museum Kereta Api Sawahlunto

Tidak hanya di Pulau Jawa, wisata sejarah perkeretaapian juga dapat ditemukan di Sumatra. Museum Kereta Api Sawahlunto berada di Stasiun Sawahlunto dan memiliki kaitan erat dengan sejarah jalur tambang batu bara Ombilin.

Kawasan tersebut menjadi bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO. Museum Kereta Api Sawahlunto sendiri resmi dibuka pada 2005 dan menyimpan berbagai koleksi, mulai dari foto dan video hingga peralatan perkeretaapian.

Salah satu koleksi yang menjadi daya tarik adalah lokomotif uap legendaris Mak Itam. Pengunjung bahkan dapat merasakan pengalaman menaiki lokomotif tersebut melalui paket wisata carter yang tersedia.

Koleksi yang ada di museum ini antara lain:

  • Lokomotif uap peninggalan masa kolonial.
  • Gerbong pengangkut batu bara.
  • Peralatan operasional dan persinyalan kereta api.
  • Dokumentasi sejarah jalur kereta Ombilin.
4. Museum Transportasi TMII, Jakarta

Foto Museum Transportasi TMII, Dok: MTVN/Siti Nahdia Usman

Dilansir dari laman Kementerian Kebudayaan, Museum Transportasi di Taman Mini Indonesia Indah memiliki zona khusus yang menampilkan sejarah perkembangan transportasi rel di Indonesia.

Di museum ini, pengunjung dapat melihat koleksi lokomotif, gerbong penumpang, hingga kereta kepresidenan yang pernah digunakan Presiden Soekarno dan Mohammad Hatta.

Koleksi yang bisa dinikmati antara lain:
  • Lokomotif uap dan diesel.
  • Kereta kepresidenan Republik Indonesia.
  • Gerbong penumpang klasik.
  • Diorama perkembangan kereta api di Indonesia.
5. Lawang Sewu, Semarang

Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah yang dahulu menjadi kantor pusat Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS), perusahaan kereta api pertama di Indonesia.

Kini Lawang Sewu menjadi museum heritage yang menampilkan sejarah perkeretaapian Indonesia melalui koleksi arsip, miniatur lokomotif, mesin, hingga teknologi persinyalan.

Hal menarik yang bisa ditemukan di Lawang Sewu antara lain:
  • Sejarah jalur kereta api pertama di Indonesia.
  • Koleksi mesin dan perlengkapan perkeretaapian.
  • Arsip dan foto pembangunan jaringan rel di Pulau Jawa.
  • Bangunan ikonik peninggalan era kolonial Belanda.
Museum-museum ini menjadi bagian dari upaya pelestarian sejarah transportasi kereta api, mulai dari lokomotif, jalur kereta api, bangunan stasiun, hingga berbagai benda bersejarah yang memiliki nilai budaya dan edukasi.

(Siti Nahdia Usman)

(Putri Purnama Sari)