PM Kanada Mark Carney. (Anadolu Agency)
PM Kanada Mark Carney Sambut Positif MoU AS-Iran di Sela KTT G7
Willy Haryono • 17 June 2026 15:29
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyambut positif nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran yang dibahas di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 pada Selasa, 16 Juni 2026.
Dilansir dari media Anadolu Agency, ia menyebut dokumen tersebut sebagai langkah besar yang melampaui ekspektasinya dan berpotensi mengubah dinamika kawasan.
MoU antara Amerika Serikat dan Iran ditandatangani secara elektronik pada Minggu, 14 Juni 2026. Dokumen itu memuat penghentian operasi militer di seluruh front, pembukaan kembali Selat Hormuz, serta menjadi landasan perundingan mengenai program nuklir Iran yang dikaitkan dengan pencabutan sanksi.
Upacara penandatanganan resmi MoU dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat, 19 Juni 2026. Meski isi lengkap dokumen tersebut belum dipublikasikan, Carney mengatakan ia telah melihat naskah perjanjian itu melalui sumber yang dimiliki pemerintah Kanada.
Menurut Carney, MoU tersebut mencakup gencatan senjata selama 60 hari dan pencabutan segera blokade laut di Selat Hormuz. Ia menilai dokumen itu tersusun dengan baik dan menyebutnya sebagai "pengubah permainan".
"Menurut saya, ini adalah pengubah permainan. Kesepakatan ini tersusun dengan baik dan menjadi dasar penghentian permusuhan selama 60 hari," kata Carney kepada CNN.
Carney juga menegaskan bahwa salah satu poin utama dalam MoU adalah komitmen Iran untuk tidak mengembangkan maupun memperoleh senjata nuklir. Menurutnya, ketentuan tersebut menjadi inti dari perjanjian yang telah disepakati kedua negara.
Terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, Carney mengatakan Kanada siap memberikan bantuan sesuai kapasitas yang dimiliki. Ia menyebut kontribusi Kanada dapat berupa dukungan pemantauan serta kerja sama di bidang keuangan, termasuk terkait aset yang akan dicairkan kembali sebagai bagian dari pelaksanaan MoU. (Keysa Qanita)
Baca juga: AS dan Iran Berdamai, Ini Poin-Poin yang Disepakati