Anak-Anak Jimmy Lai Minta Trump Tekan Tiongkok untuk Bebaskan Ayah Mereka

Taipan media Jimmy Lai tiba di Pengadilan Hong Kong pada Desember 2023. (Anadolu Agency)

Anak-Anak Jimmy Lai Minta Trump Tekan Tiongkok untuk Bebaskan Ayah Mereka

Willy Haryono • 10 February 2026 11:52

Washington: Anak-anak dari tokoh pro-demokrasi Hong Kong Jimmy Lai menyebut rencana kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke Tiongkok pada April mendatang sebagai momentum krusial untuk mendorong pembebasan ayah mereka.

Permohonan tersebut disampaikan menyusul vonis 20 tahun penjara yang dijatuhkan pengadilan Hong Kong terhadap Jimmy Lai, pendiri media Apple Daily, berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong yang diberlakukan Beijing. Undang-undang tersebut menuai kritik luas karena dinilai membungkam kebebasan berekspresi dan perbedaan pendapat di Hong Kong.

Putra Lai, Sebastien Lai, menyampaikan kekhawatiran serius atas kondisi kesehatan ayahnya yang kini berusia 78 tahun dan telah ditahan lebih dari lima tahun. Ia menilai hukuman tersebut setara dengan hukuman mati bagi seorang lansia.

Presiden Trump telah berulang kali menyatakan kepeduliannya terhadap kasus ini. Kami berharap ayah saya masih cukup sehat hingga kunjungan April mendatang,” ujar Sebastien, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa, 10 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa kondisi fisik ayahnya terus menurun akibat proses hukum yang panjang.

Vonis terhadap Jimmy Lai diperkirakan akan semakin memperkeruh hubungan Washington–Beijing yang sudah rapuh. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut putusan tersebut sebagai tidak adil dan tragis, serta mendesak otoritas Tiongkok memberikan pembebasan bersyarat atas dasar kemanusiaan.

Trump sebelumnya mengklaim telah meminta Presiden Xi Jinping untuk mempertimbangkan pembebasan Lai. Namun, Chris Tang, Sekretaris Keamanan Hong Kong, menuduh pihak luar mengabaikan fakta hukum dan melontarkan kritik yang bias terhadap putusan pengadilan.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan telah mengangkat kasus Jimmy Lai secara langsung dalam pertemuan dengan Xi Jinping bulan lalu dan akan menindaklanjutinya melalui jalur diplomatik.

Sebastien Lai menegaskan bahwa kasus ayahnya telah menjadi ujian nyata bagi komitmen negara-negara Barat terhadap nilai hak asasi manusia dalam hubungan mereka dengan Tiongkok.

Keluarga Lai berharap tekanan internasional dapat mendorong Beijing mengizinkan perawatan medis dan memberikan kebebasan bagi Jimmy Lai sebelum kondisinya semakin memburuk di balik penjara. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Tokoh Pro-Demokrasi Hong Kong Jimmy Lai Divonis 20 Tahun Penjara

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)