Polda Jabar Buka Hotline Mudik, Bisa Lapor Macet dan Kecelakaan via WhatsApp

Illustrasi- Situasi arus balik di Jawa Barat. Metro TV

Polda Jabar Buka Hotline Mudik, Bisa Lapor Macet dan Kecelakaan via WhatsApp

Media Indonesia • 12 March 2026 07:42

Bandung: Polda Jawa Barat resmi mengoperasikan layanan hotline khusus mudik untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode Idulfitri 2026. Layanan ini dirancang sebagai jembatan komunikasi antara warga dan petugas selama perjalanan di wilayah hukum Jawa Barat.

"Hotline Mudik ini kami hadirkan sebagai bentuk kesiapsiagaan. Kami ingin memastikan setiap pemudik yang melintasi Jawa Barat merasa aman dan mendapatkan bantuan cepat jika mengalami kendala," kata Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan di Bandung, Rabu, 11 Maret 2026.


Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan. (Metrotvnews.com)

Untuk mendapatkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi nomor whatsApp/telepon 0821-1606-621 atau layanan darurat polisi 110. Program ini, mengusung filosofi "sauyunan ngajaga lembur" yang mengedepankan kolaborasi kepolisian dan elemen masyarakat.

Tak hanya soal kemacetan, Polda Jabar juga memberikan perhatian pada penanganan barang hilang, seperti kartu ATM atau ponsel, melalui kanal pengaduan yang nantinya disosialisasikan lebih lanjut oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jabar. ?Selain arus mudik, Rudi menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi praktik pungli di lokasi wisata selama libur lebaran.

"Wisata jangan ada pungli, seperti parkir liar dengan tarif yang melonjak drastis. Kami siapkan tim agar pengawasan dimaksimalkan," tegas jenderal bintang dua itu.

Dia meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada petugas di lapangan jika menemukan praktik tersebut. ?Senada dengan Kapolda, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Komisaris Besar Raydian Kokrosono, menjelaskan bahwa saluran tersebut menjadi instrumen vital untuk memantau dinamika lalu lintas secara realtime selama Operasi Ketupat Lodaya.

"Informasi dari masyarakat sangat membantu kami memetakan kondisi di lapangan. Dengan laporan cepat, petugas bisa segera melakukan penguraian kemacetan maupun penanganan kecelakaan sehingga arus tetap lancar," kata Raydian. (MI/Bayu Anggoro)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)