Ilustrasi internet. Foto: Pexels/Thiago Japyassu
Sisa Kuota di Indonesia Tak Hangus, Cek 20 Negara dengan Harga Internet Termurah
Muhamad Marup • 23 July 2026 20:11
Jakarta: Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan bahwa sisa kuota internet pelanggan tidak hangus lagi. Operator telekomunikasi harus memberikan pilihan perlindungan kepada konsumen.
MK menilai, kuota internet masuk benda tidak berwujud (intangible property) yang melekat hak kepemilikannya pada pengguna. Dengan adanya keputusan ini, pengguna akan maksimal menggunakan kuota internet yang sudah dibeli.
Melansir statranker.org, Indonesia masuk dalam daftar 20 negara dengan harga internet termurah. Daftar tersebut dikeluarkan Cable/BestBroadbandDeals pada Mei 2026.
Israel menempati peringkat pertama dalam daftar dengan harga USD 0,02 per 1 Gigabyte (Gb). Italia dan Fiji mengikuti dengan harga USD0,09.
(Foto:Freepik)
Meski demikian, penting dicatat bahwa harga nominal per gigabyte tidak sama dengan keterjangkauan. Paket internet seharga satu dolar menciptakan beban yang berbeda di negara berpenghasilan rendah dibandingkan di negara berpenghasilan tinggi.Harga paket internet yang rendah sering muncul di tempat operator bersaing secara agresif, penggunaan prabayar meluas, adopsi ponsel pintar tinggi, dan paket standar mencakup kuota data yang besar. Ketika paket populer berisi puluhan atau ratusan gigabite, biaya efektif per gigabyte dapat turun tajam.
Berikut 20 negara dengan harga internet termurah per 1 Gb:
- Israel: USD 0,02
- Italia: USD 0,09
- Fiji: USD 0,09
- San Marino: USD 0,10
- Kamboja: USD 0,12
- Pakistan: USD 0,12
- India: USD 0,16
- Kirgiztan: USD 0,17
- Prancis: USD 0,20
- Kolumbia: USD 0,20
- Haiti: USD 0,22
- Banglades: USD 0,23
- Sri Lanka: USD 0,25
- Laos: USD 0,25
- Rusia: USD 0,25
- Ukraina: USD 0,27
- Indonesia: USD 0,28
- Uruguay: USD 0,28
- Moldova: USD 0,28
- Malaysia: USD 0,28
Baca Juga :