Dishub DKI Pasang CCTV AI Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir

Ilustrasi parkir. Foto: Dok. Media Indonesia.

Dishub DKI Pasang CCTV AI Cegah Kebocoran Pendapatan Parkir

Mohamad Farhan Zhuhri • 28 July 2026 16:59

Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memasang kamera pengawas (CCTV) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di pintu masuk dan keluar lokasi parkir. Langkah ini diambil untuk menekan potensi kebocoran pendapatan daerah.

“Saat ini kan kita sudah memakai aplikasi Parkee. Dengan adanya aplikasi Parkee ini ternyata mendongkrak pendapatan kita yang sungguh luar biasa, terutama kalau kita lihat di Monas itu lonjakannya sampai 300 persen,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin di DPRD DKI Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 28 Juli 2026.
 


Budi mengakui sistem yang ada saat ini masih memiliki kelemahan. Karena sangat bergantung pada petugas yang memasukkan data kendaraan secara manual. 

Kehadiran CCTV AI diharapkan mampu mencatat seluruh pergerakan kendaraan. Khususnya ketika keluar dan masuk secara otomatis tanpa celah.

“CCTV kita taruh di depan pintu parkir, nanti ada AI-nya. Di back-end bisa menghitung berapa sebenarnya jumlah yang masuk dan keluar secara otomatis setiap hari,” ujar Budi.

Data hasil pencatatan sistem AI tersebut nantinya akan disepadankan dengan data transaksi manual dari petugas lapangan. Jika terdapat selisih, indikasi kebocoran pendapatan parkir dapat langsung terdeteksi secara akurat.


Ilustrasi. Foto: Dok. Pexels.com.

Selain menata area parkir di luar badan jalan (off-street), Dishub DKI mengevaluasi sistem parkir di badan jalan (on-street). Budi mengungkapkan, perangkat parkir di kawasan Jalan Sabang saat ini sudah usang dan sulit dikembangkan akibat keterbatasan suku cadang dari pihak vendor.

Sebagai solusinya, Dishub tengah mengkaji teknologi pembayaran baru yang lebih praktis, seperti sistem pemindaian (tap) langsung. Metode ini dinilai jauh lebih cepat dibandingkan mekanisme transaksi via QRIS maupun kartu ATM yang diterapkan saat ini.

Langkah digitalisasi ini mendapat dukungan penuh dari legislatif. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh mendesak Dishub mempercepat penataan sistem digital demi mengoptimalkan penerimaan daerah.

“Coba kita kejar target digitalisasi keseluruhan, jadi artinya kita bisa lihat apakah ada loss di sana. Kalau sudah digitalisasi semuanya ada peningkatan, baru nanti kita bicara langkah berikutnya,” kata Nova.

(Fachri Audhia Hafiez)