Petugas Sudin Perhubungan melakukan rekayasa lalu libyas mengurai kepadatan angkutan logistik di Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Antara.
Kepadatan di Cakung Dipicu Ketidakseimbangan Arus Logistik ke Pelabuhan
Gabriella Thesa Widiari • 24 July 2026 22:12
Jakarta: Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Utara mengungkapkan penyebab kepadatan lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing. Kemacetan dipicu ketidakseimbangan arus logistik di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Tingginya volume impor yang tidak diimbangi dengan aktivitas ekspor menyebabkan penumpukan peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok maupun depo," kata Kepala Sudinhub Jakarta Utara Rudy Saptari Sulesuryana, dilansir dari Antara, Jumat, 24 Juli 2026.
Untuk mengatasi masalah tersebut, pihaknya mengarahkan pengemudi truk untuk menunggu di Terminal Tanah Merdeka apabila terjadi antrean panjang menuju depo. Hal ini dilakukan agar badan jalan tetap dapat dilalui kendaraan lain.
“Jadi jalan raya tidak tertutup oleh antrean truk," kata Rudy.
Selain itu, untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Sudinhub Jakarta Utara menerapkan rekayasa lalu lintas di Jalan Raya Cakung-Cilincing. Rekayasa ini diberlakukan sejak Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Rudy, rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama dua hari terakhir mulai memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus kendaraan.
"Arus kendaraan dari arah Tanjung Priok menuju selatan maupun sebaliknya terpantau kembali lancar setelah rekayasa," kata Rudy.
Ketika volume kendaraan mengalami peningkatan, petugas langsung menerapkan rekayasa lalu lintas dengan melakukan penutupan jalan sementara mulai pukul 16.30 WIB.

Ilustrasi angkutan logistik. Foto: dok. MI.
Penutupan putaran balik (U-turn) juga dilakukan di sejumlah titik yang dinilai krusial seperti di kawasan Babek TNI, Rorotan. Setelah kondisi arus lalu lintas kembali normal, dan titik putaran balik tersebut dibuka kembali.
Pemantauan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kembali dan petugas akan melakukan pemantauan kembali hari ini.
“Jika kembali terjadi kepadatan, rekayasa lalu lintas secara situasional akan diberlakukan," kata Rudy.