Kekerasan Anak di Bandung Barat, Pendampingan Trauma Diutamakan

Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem, Rajiv. Foto: ANTARA/HO-dok pribadi.

Kekerasan Anak di Bandung Barat, Pendampingan Trauma Diutamakan

Fachri Audhia Hafiez • 31 July 2026 16:35

Jakarta: Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anak di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, diminta tidak hanya fokus pada proses hukum. Diperlukan juga perlindungan menyeluruh untuk memulihkan trauma fisik dan psikologis korban.

“Yang harus kita pastikan sekarang adalah anak ini tidak kehilangan rasa aman. Dia harus bisa kembali menjalani hidupnya tanpa dihantui rasa takut atau trauma,” ujar anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem, Rajiv, dilansir Antara, Jumat, 31 Juli 2026.
 


Rajiv menilai kekerasan terhadap anak selalu meninggalkan luka mendalam yang berdampak panjang. Oleh karena itu, penanganan kasus tidak boleh berhenti pada penegakan hukum semata, melainkan wajib disertai pendampingan psikologis yang intensif.

“Paling penting memastikan korban aman, mendapat pendampingan trauma healing, dan bisa kembali menjalani kehidupan dengan baik. Penanganannya harus dilakukan secara serius karena menyangkut masa depan seorang anak,” kata Rajiv.

Rajiv mendorong jajaran Polres setempat agar menangani kasus dugaan penganiayaan ini secara profesional dan transparan. Hal ini demi memberikan rasa adil sekaligus mencegah berulangnya peristiwa serupa.

“Apabila pelakunya terbukti melakukan kekerasan, harus diproses sesuai aturan hukum. Jangan sampai anak menjadi pihak paling rentan, tetapi tidak mendapatkan perlindungan yang semestinya,” tegas Rajiv.

Ia berharap kasus di Cipongkor ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat daerah. Rajiv juga mengajak peran aktif masyarakat untuk tidak berdiam diri dan berani melapor jika melihat tindakan kekerasan di sekitar mereka.

“Kalau mengetahui ada perbuatan yang membahayakan anak, segera laporkan. Kita harus memastikan lingkungan sekitar menjadi tempat yang aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang,” kata Rajiv.


Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi NasDem, Rajiv. Foto: Dok. Istimewa.

Sebelumnya, kepolisian mengamankan seorang pria yang diduga menganiaya anak laki-lakinya yang berusia lima tahun di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, setelah video dugaan kekerasan terhadap korban beredar luas di media sosial.

Rekaman tersebut memperlihatkan seorang bocah diduga mengalami penganiayaan oleh pria yang belakangan diketahui merupakan ayah kandungnya. Sehingga, memicu perhatian dan kecaman publik.

Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi membenarkan penanganan kasus tersebut dan menyatakan terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi masih mendalami motif penganiayaan, termasuk alasan pelaku merekam aksi kekerasan itu.

(Fachri Audhia Hafiez)