Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dok Istimewa.
Baznas Ajak Umat Mempererat Persatuan Melalui Gerakan Zakat
Arga Sumantri • 2 August 2026 18:27
Jakarta: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mempererat persatuan dan kesatuan nasional melalui gerakan zakat, infak, dan sedekah.
Pesan kebangsaan ini mengemuka dalam gelaran Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu, 1 Januari 2026
Ketua Baznas Sodik Mudjahid menegaskan zakat memiliki peran ganda yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata," kata Sidik dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 Agustus 2026.

Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Dok Istimewa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut mengapresiasi pengelolaan zakat yang dilakukan oleh lembaga-lembaga filantropi di Indonesia. Menurutnya, pengelolaan filantropi dan zakat nasional terus menunjukkan perkembangan positif.
“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik," tutur Nasaruddin.
Baznas menegaskan seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah ini digelar dalam rangka meneguhkan rasa syukur atas HUT ke-81 Republik Indonesia. Rangkaian acara diisi dengan salat magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, hingga doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Indonesia.