Kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek. Foto: Dok. ANTARA FOTO.
Polda Metro Jaya Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan KA Jadi Prioritas
Vania Liu • 28 April 2026 13:13
Jakarta: Polda Metro Jaya turut melakukan langkah-langkah darurat untuk menangani para korban kecelakaan maut antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat. Fokus utama petugas saat ini adalah melakukan pendataan akurat serta identifikasi korban meninggal dunia guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga.
“Kami berupaya untuk memprioritaskan para korban dengan berbagai cara,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Selasa, 28 April 2026.
Budi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengoperasikan Posko Crisis Center untuk menerima laporan masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau menduga kerabatnya masih terjebak di lokasi kejadian. Selain itu, kepolisian juga mengawal ketat proses evakuasi dan perawatan di sejumlah rumah sakit, termasuk RS Polri Kramat Jati.
Sejumlah petugas dikerahkan secara khusus untuk membantu proses identifikasi, terutama jika ditemukan korban yang tidak membawa identitas saat kejadian. Hal ini dilakukan agar seluruh jenazah dapat segera dipulangkan kepada pihak keluarga setelah proses medis selesai.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Foto: Metro TV/Vania Liu.
“Kami menyiapkan posko ini sejak semalam untuk memprioritaskan penanganan korban. Kami membantu proses pendataan korban yang dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati agar para korban mendapatkan perawatan layak,” jelas Budi.
Hingga Selasa pagi, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terpantau ikut turun langsung memantau perkembangan di lapangan. Kepolisian berharap keberadaan posko darurat dapat mempercepat penyaluran bantuan dan pertolongan bagi seluruh korban terdampak insiden yang terjadi pada Senin malam, 27 April tersebut.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com