Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo (tengah) berdiskusi dengan perwakilan Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi pada Senin (1/6/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri.jpg
Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Jelang Akhir Musim Haji
Achmad Zulfikar Fazli • 2 June 2026 17:42
Jakarta: Satgas Haji melalui Polri memperkuat perlindungan jemaah Indonesia melalui peningkatan koordinasi dan kerja sama dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi menjelang akhir musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penguatan itu melalui diskusi antara Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dengan perwakilan Presidency of State Security (PSS) Arab Saudi terkait pelaksanaan tata kelola haji dan peningkatan kerja sama pada Senin, 1 Juni 2026.
"Penguatan koordinasi, pemanfaatan teknologi, peningkatan literasi masyarakat, serta sinergi antara Satgas Haji, Kementerian Haji dan Umrah RI, perwakilan Pemerintah Indonesia di Arab Saudi dan otoritas Kerajaan Arab Saudi menjadi kunci untuk memastikan jemaah Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan sesuai ketentuan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir dikutip dari keterangan di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kata dia, kedua pihak sepakat terus memperkuat komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya dalam mendukung pengamanan, perlindungan warga negara, pertukaran pengalaman serta peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji. Penguatan kerja sama tersebut diarahkan pada peningkatan koordinasi, pertukaran informasi, penguatan kapasitas kelembagaan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola dan pengamanan penyelenggaraan ibadah haji.
"Langkah ini diharapkan semakin memperkuat perlindungan jemaah Indonesia mulai dari proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga kepulangan ke Tanah Air," kata Johnny.
Baca Juga:
Satgas Tangani 59 Kasus Terkait Pelaksanaan Haji 2026 |
.jpg)
Ibadah haji. Metro TV/Misbahol Munir
Selain itu, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan keamanan serta pelayanan jemaah. Pengalaman Arab Saudi dalam mengelola jutaan jemaah dari berbagai negara dengan dukungan teknologi modern dinilai menjadi referensi yang berharga bagi peningkatan kualitas pengelolaan kegiatan berskala besar di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Internasional PSS Arab Saudi Brigjen Muhammad Al Qohtoni mengapresiasi atas hubungan yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi. Menurut dia, Indonesia merupakan mitra strategis yang memiliki kontribusi besar dalam penyelenggaraan ibadah haji dan menjadi salah satu negara yang menunjukkan kerja sama yang sangat baik dalam mendukung kelancaran pelayanan jemaah.
Selain itu, pihak PSS menilai pelaksanaan ibadah haji 2026 berjalan dengan baik berkat optimalisasi personel, penguatan koordinasi serta pemanfaatan teknologi dalam sistem pengamanan dan pelayanan jemaah.