Gunung-Gunung di Indonesia yang Tidak Boleh Didaki, Ini Alasannya

Gunung Anjasmoro dilihat dari Pujon. (Dokumentasi/ Wikipedia)

Gunung-Gunung di Indonesia yang Tidak Boleh Didaki, Ini Alasannya

Silvana Febiari • 20 July 2026 16:20

Jakarta: Indonesia memiliki banyak gunung dengan keindahan alam yang menarik perhatian para pendaki. Namun, tidak semua gunung dapat dijadikan tujuan pendakian. Beberapa gunung dilarang atau tidak disarankan untuk didaki karena alasan konservasi, kondisi medan yang berbahaya, hingga kawasan yang memiliki nilai khusus.

Berikut beberapa gunung di Indonesia yang tidak boleh didaki atau belum diperuntukkan sebagai jalur pendakian resmi.

Gunung Anjasmoro (Jawa Timur)

Melansir dari Wikipedia, pendakian Gunung Anjasmoro telah ditutup karena kawasan ini masih memiliki ekosistem yang terjaga dengan berbagai flora dan fauna yang dilindungi.

Selain faktor konservasi, kondisi topografi Gunung Anjasmoro juga menjadi alasan penutupan pendakian. Medannya yang curam dan terjal dinilai berisiko membahayakan keselamatan pendaki.

Keberadaan pendaki ilegal juga dikhawatirkan dapat mengganggu dan merusak ekosistem di sekitar kawasan gunung.


Gunung Anjasmoro. (Dokumentasi/ Indonesia.travel)

Gunung Batok (Jawa Timur)

Gunung Batok yang berada di kawasan kaldera Bromo termasuk gunung yang tidak boleh didaki. Larangan tersebut berkaitan dengan kondisi medan yang memiliki kemiringan ekstrem dan rawan longsor.

Gunung Batok berada di kawasan kaldera Gunung Tengger purba bersama kerucut Gunung Bromo yang masih aktif, Gunung Kursi, dan Gunung Widodaren. Lokasinya juga berdekatan dengan Gunung Semeru.


Gunung Batok dipotret dari arah Tosari. (Dokumentasi/ Wikipedia)

Gunung Piramid, Saeng, dan Gulgul (Jawa Timur)

Tiga gunung yang berada di Pegunungan Iyang ini bukan merupakan destinasi pendakian resmi. Ketiganya memiliki medan yang sangat curam dengan tebing terjal di sisi kanan dan kiri.

Selain belum memiliki standar keamanan dan izin resmi sebagai jalur wisata, kondisi medan membuat kawasan tersebut berisiko bagi pendaki. Penutupan pendakian juga semakin diperkuat setelah adanya insiden hilangnya dan meninggalnya pendaki.


Penampakan Gunung Piramid di Bondowoso, Jawa Timur – Foto: Instagram/@eastjava.supertrip

Gunung Baluran (Jawa Timur)

Gunung Baluran berada di kawasan Taman Nasional Baluran yang berstatus sebagai kawasan konservasi. Pendakian di gunung ini dilarang untuk menjaga kelestarian savana dan sumber air di kawasan tersebut.

Gunung Baluran menjadi habitat bagi berbagai flora dan fauna liar. Aktivitas pendakian dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem, sementara kondisi medan di kawasan tersebut juga memiliki risiko tinggi.


Jalur pendakian Gunung Baluran. (gunungbagging.com)


Larangan pendakian di sejumlah gunung tersebut bukan tanpa alasan. Selain menjaga keselamatan pengunjung, aturan tersebut bertujuan melindungi kawasan alam agar tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia.

(Silvana Febiari)