Andra Soni Optimistis Koperasi Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Banten

Gubernur Banten, Andra Soni, saat berdialog dengan Bakor PKC di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin, 18 Mei 2026. ANTARA/HO-Pemprov Banten.

Andra Soni Optimistis Koperasi Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Banten

Whisnu Mardiansyah • 24 May 2026 18:09

Jakarta: Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong pengembangan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat desa. Hingga saat ini, ratusan koperasi di berbagai wilayah Banten telah mulai beroperasi dan menjalankan kegiatan usaha yang melibatkan warga setempat.

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa koordinasi terus dilakukan antara Dinas Koperasi Provinsi Banten dengan pemerintah kabupaten dan kota guna mempercepat operasional koperasi di seluruh wilayah.

"Memang sudah meningkatkan perekonomian daerah setempat. Ini kan koordinasi antara dinas koperasi provinsi dengan dinas koperasi kabupaten kota. Dari 1.551 desa dan kelurahan yang telah memiliki legalitas koperasi desa dan koperasi kelurahan merah putih, itu ada 695 yang telah beroperasional," kata Andra Soni kepada Metrotvnews.com, dikutip pada Minggu, 24 Mei 2026.

Andra Soni menjelaskan dari ratusan koperasi yang sudah berjalan, sebagian di antaranya telah memiliki gerai usaha yang mulai melayani kebutuhan masyarakat. Ia menambahkan aktivitas koperasi yang terus berkembang ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal di Provinsi Banten.
 


"Dari 695 tersebut, ada kurang lebih sekitar 100 sekian yang sudah berdiri gerainya. Jadi ini terus kita koordinasikan karena targetnya di bulan Agustus nanti, Bapak Presiden menargetkan untuk lebih maksimal," jelasnya.

Menurut Andra Soni, pengembangan koperasi di wilayah pedesaan relatif berjalan lancar. Namun, beberapa kendala masih ditemui di kawasan perkotaan, terutama terkait dengan ketersediaan lahan untuk pembangunan gerai koperasi.

"Ada beberapa kendala terkait dengan standar gerai. Untuk desa, insyaallah tidak terlalu terkendala, tetapi untuk wilayah perkotaan agak terkendala terkait dengan luasan arealnya karena memang kesulitan mendapatkan lahan yang luas arealnya 1.000 meter," jelasnya.


Gubernur Banten Andra Soni di peresmian gerai KDMP di Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. (Metrotvnews.com/Hendrik S)

Ia menilai keberadaan koperasi tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi warga, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru serta memperkuat rantai distribusi hasil pertanian masyarakat desa.

"Ujungnya nanti, tentu tenaga kerjanya akan maksimal karena di setiap gerainya itu ada kegiatan usaha. Kemudian nanti, pasokan dari gerai-gerai tersebut adalah upaya yang dilakukan oleh para petani di lingkungan sekitar di desa-desa," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)