Ilustrasi pilah sampah. Foto: Antara.
Pemkot Jaksel Sosialisasi Pilah Sampah kepada Pengurus Koperasi Merah Putih
Anggi Tondi Martaon • 23 May 2026 09:27
Jakarta: Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jakarta Selatan (PPKUKM Jaksel) menyosialisasikan progam Pilah Sampah kepada pedagang binaan dan pengurus Koperasi Merah Putih. Mereka diminta mengikuti program tersebut.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta terkait gerakan pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumbernya, sebagai upaya memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Jakarta," kata Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Selatan, Djaharuddin, dikutip dari Antara, Sabtu, 23 Mei 2026.
Djaharuddin mengatakan sosialisasi soal pemilahan sampah ini merupakan bentuk komitmen untuk mendukung dan melakukan implementasi instruksi tersebut. Sosialisasi ditujukan kepada pedagang lokasi binaan (lokbin), lokasi sementara (loksem), lokasi promosi dan pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang merupakan pusat ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemkot Jaksel berharap para pedagang dan pengelola turut menyampaikan informasi ini secara berjenjang.
"Sehingga, yang lain juga dapat memahami tata cara pemilahan sampah yang baik dan benar, serta mampu menerapkannya secara konsisten," ucap dia.

Ilustrasi sampah. Foto: Medcom.id.
Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, Eko Kalbaryanto mengatakan permasalahan sampah saat ini menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.
Pertumbuhan aktivitas masyarakat dan kegiatan usaha, khususnya di kawasan perdagangan, tentunya berdampak pada meningkatnya volume sampah yang dihasilkan setiap harinya.
"Apabila sampah tersebut tidak dikelola dengan baik, akan menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penurunan kualitas kebersihan lingkungan, munculnya bau tidak sedap, tersumbatnya saluran air, meningkatnya risiko penyakit, hingga terganggunya kenyamanan masyarakat dan konsumen," kata Eko.
Eko mengajak seluruh pedagang dan pengelola KKMP mulai membangun kebiasaan disiplin dalam membuang dan memilah sampah di lingkungan usaha masing-masing. Menurut dia, kebersihan lingkungan usaha bukan hanya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat dan konsumen, tetapi juga mencerminkan budaya usaha yang tertib, sehat, dan bertanggung jawab.
"Saya menyampaikan apresiasi kepada Sudin PPKUKM Jakarta Selatan yang telah menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan," ucap dia.