Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim/Metro TV/Iqbal
Nadiem Tak Menyesal Pernah Menjabat di Pemerintahan
Muhammad Iqbal Sidiq • 13 May 2026 22:27
Jakarta: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim ditemui usai sidang tuntutan kasus korupsi Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada Rabu, 13 Mei 2026. Nadiem mengungkapkan isi hatinya, terutama terkait jabatannya di pemerintahan.
"Saya tidak pernah menyesal bergabung dalam pemerintahan," kata Nadiem di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu, 13 Mei 2026.
Menurut Nadiem, mencari uang bisa dilakukan seumur hidup. Namun, kesempatan membantu generasi penerus bangsa, hanya sekali.
"Mau saya gagal pun, risiko gagal, risiko masuk penjara, pasti saya ambil. Karena masa depan Indonesia itu lebih penting dari segala risiko ini," kata Nadiem.
Nadiem menyebut dirinya terpukul oleh tuntutan jaksa. Nadiem dituntut 18 tahun penjara terkait dugaan korupsi Chromebook.
"Jelas saya kecewa, saya sakit hati, saya patah hati. Orang itu cuma patah hati kalau dia cinta dengan negara," ungkap Nadiem.

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim/Metro TV/Iqbal
Nadiem meyakini bahwa musibah yang menimpanya bukanlah tanpa alasan. Ia merasa Tuhan menempatkannya dalam posisi ini agar bobroknya sistem keadilan dan ketidakadilan hukum di Indonesia bisa terbuka lebar ke ruang publik.
Nadiem menitipkan pesan khusus yang ditujukan kepada generasi muda. Ia meminta anak-anak muda dan mahasiswa untuk tidak patah semangat melihat apa yang terjadi padanya hari ini.
"Saya harap anak-anak muda kita mengawal kasus ini bersama. Kita berjuang untuk kebenaran, jangan putus asa, Indonesia masih ada harapan. Mungkin Allah memilih saya untuk mengalami ini agar generasi muda, masa depan Indonesia, mengetahui bahwa perjuangan kita masih panjang," pungkas Nadiem.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com