Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Setyo Budiyanto memberikan keterangan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/2026). ANTARA/Rio Feisal
KPK Optimistis Dukungan Pemerintahan Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi
Achmad Zulfikar Fazli • 20 October 2026 11:08
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) optimistis dengan dukungan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pemberantasan korupsi. Hal ini disampaikan Ketua KPK Setyo Budiyanto terkait pandangan KPK terhadap upaya pemberantasan korupsi selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Optimistis pemberantasan tindak pidana korupsi bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah yang sekarang," kata Setyo di Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurut Setyo, optimistis tersebut diperlukan internal KPK dalam upaya memberantas korupsi di Tanah Air. Termasuk, dalam menyusun langkah.
"Kalau kami optimistis, tentu ada cara atau strategi yang bisa kami lakukan," kata Setyo.

Gedung KPK. Foto: Metrotvnews.com/Fachri Audhia Hafiez.
Selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, KPK telah melakukan sejumlah penyelidikan maupun penyidikan, termasuk 36 operasi tangkap tangan (OTT).
Sebanyak 34 dari 36 OTT dilakukan pada masa Setyo Budiyanto menjabat Ketua KPK. Beberapa pihak yang ditangkap, antara lain eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, eks Gubernur Riau Abdul Wahid, eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, eks Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatra Bagian Barat Rizal, dan Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq.
Kemudian, eks Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof. Akhmad Sodiq, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Lampri, hingga tenaga ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bima Setiawan.