Buruh-Mahasiswa Dukung Prabowo dan Dorong Polri Usut Penyadapan Ilegal

Buruh gelar ikrar jaga persatuan Indonesia dan Presiden Prabowo Subianto. Foto: Istimewa.

Buruh-Mahasiswa Dukung Prabowo dan Dorong Polri Usut Penyadapan Ilegal

Rizki Nor Mohamad, Sumantri • 7 November 2026 14:56

Jakarta: Serikat buruh dan mahasiswa menggelar aksi deklarasi bersama di dua lokasi terpisah di Jakarta, Sabtu, 7 November 2026. Aksi tersebut digelar sebagai penegasan komitmen elemen masyarakat untuk menjaga persatuan nasional di tengah berkembangnya isu dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan Metro TV, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, aksi ikrar bersama buruh dipimpin langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal. Kelompok buruh menyatakan empat poin utama deklarasi, termasuk menjaga persatuan bangsa, mempertahankan demokrasi konstitusional, serta mendukung pemerintahan sah Presiden Prabowo.

Said Iqbal menegaskan bahwa buruh mendukung proses demokrasi yang berjalan sesuai konstitusi dan menolak segala bentuk kekerasan maupun upaya mengganti pemerintahan di tengah jalan. Selain itu, buruh menyerukan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi hoaks serta mengapresiasi kebijakan pemerintah yang berpihak pada pekerja, petani, dan nelayan.


Kelompok mahasiswa mendukung Polri melakukan penegakan hukum terkait kasus penyadapan ilegal. Foto: Metro TV. 

Sementara itu, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Jabodetabek menggelar deklarasi dukungan terhadap penegakan hukum. Aksi ini dilaksanakan menjelang peringatan Hari Pahlawan.

Para mahasiswa menyatakan dukungan penuh kepada Polri dan Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto untuk mengusut tuntas perkara penyadapan serta menindak tegas para pelaku tanpa memandang status maupun jabatan. Mahasiswa juga mengecam segala bentuk provokasi dan menolak intervensi asing yang berupaya memecah belah bangsa maupun melemahkan kedaulatan negara.

(Gabriella Thesa Widiari)