Kemenkeu dan Danantara Bersinergi Kejar Pertumbuhan Investasi 7%

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: Metrotvnews.com/Achmad Zulfikar Fazli.

Kemenkeu dan Danantara Bersinergi Kejar Pertumbuhan Investasi 7%

Andika Fauzan Azhari • 8 October 2026 10:10

Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan pentingnya kolaborasi antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Danantara dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Suahasil mengatakan, kolaborasi ini dirancang untuk dapat mendorong pertumbuhan investasi hingga mencapai tujuh persen.

"Kita berharap bersama Danantara kita desain bagaimana APBN dan Danantara kemudian bersatu, sehingga bisa mendorong pertumbuhan investasi di tujuh persen," ujar Menkeu Suahasil dalam acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.

Suahasil menjelaskan, APBN dan Danantara diibaratkan seperti dua lengan negara yang saling melengkapi. APBN berfokus pada pelayanan publik, infrastruktur dasar, dan perlindungan sosial, sementara Danantara berperan mengonsolidasi aset negara untuk investasi.


Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
 

 

Menjaga stabilitas dan akselerasi pertumbuhan


Lebih lanjut, Suahasil menyampaikan kerja sama tersebut juga harus didorong oleh stabilitas sektor keuangan. Koordinasi antara kebijakan fiskal, moneter, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Danantara terus diperkuat melalui rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

"Saling pemahaman ini menjadi penting karena kita menghadapi masa depan. Pertumbuhan harus kita capai, APBN akan tetap ekspansif secara terukur dan dijalankan dengan kredibilitas tinggi," tambah Suahasil.

Seperti diketahui, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai enam persen pada tahun depan. Untuk mencapai target tersebut, konsumsi rumah tangga diharapkan tumbuh di atas 5,4 persen dan konsumsi pemerintah di atas 5,6 persen.

(Ade Hapsari Lestarini)