Israel Hancurkan 10 Hunian Warga di Yerusalem Timur, PBB Catat 170 Bangunan Hancur

Israel melakukan pembongkaran sejumlah bangunan di Yerusalem Timur. (Anadolu Agency)

Israel Hancurkan 10 Hunian Warga di Yerusalem Timur, PBB Catat 170 Bangunan Hancur

Willy Haryono • 6 October 2026 14:31

Yerusalem: Pasukan Israel menghancurkan sebuah gedung hunian lima lantai di Yerusalem Timur pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Di saat yang sama, pasukan Israel juga melakukan penggerebekan terhadap sejumlah rumah dalam operasi militer di berbagai wilayah Tepi Barat.

Kantor Gubernuran Yerusalem mengatakan pasukan Israel menghancurkan gedung yang memiliki 10 apartemen tersebut di kawasan Al-Tur. Penghancuran dilakukan sehari setelah warga menerima pemberitahuan pembongkaran terakhir pada Senin.

“Otoritas Israel telah mengejar para penghuni selama bertahun-tahun dengan perintah pembongkaran dan denda, sementara menolak menerbitkan izin pembangunan,” kata Gubernuran Yerusalem dalam pernyataannya.

Menurut Gubernuran Yerusalem, otoritas Israel melakukan 139 operasi pembongkaran dan perataan lahan di Yerusalem Timur antara Juli dan September. Pada periode yang sama, otoritas Israel mengeluarkan 150 pemberitahuan atau perintah pembongkaran, pengusiran, dan penyitaan properti.

Kantor kemanusiaan PBB mencatat sekitar 170 bangunan milik Palestina telah dihancurkan di kota yang diduduki tersebut sejak awal 2026. Sebagian besar pembongkaran dilakukan dengan alasan bangunan tidak memiliki izin pembangunan yang diterbitkan Israel.

Kantor PBB tersebut mengatakan izin pembangunan semacam itu hampir tidak mungkin diperoleh warga Palestina.

Penggerebekan dan Pengusiran di Tepi Barat

Sementara itu, pasukan Israel menggerebek kota Bani Naim, sebelah timur Hebron di Tepi Barat bagian selatan. Pasukan menggeledah sejumlah rumah dan menetapkan kawasan tersebut sebagai “zona militer tertutup."

Menurut kantor berita resmi Wafa, pasukan Israel juga mengubah tiga rumah menjadi pos militer dan mencegah sejumlah siswa mencapai sekolah mereka.

Di desa Tell, sebelah barat daya Nablus, pasukan Israel dan pemukim Israel kembali mendatangi sebuah rumah yang sebelumnya digunakan sebagai pos militer. Menurut Wafa, sebuah keluarga Palestina dipaksa meninggalkan rumah tersebut tidak lama setelah mereka diizinkan kembali.

Secara terpisah, pemukim Israel membakar empat kendaraan di Aqraba, sebelah selatan Nablus, serta menyemprotkan slogan bernada rasis yang menyerukan balas dendam.

Kelompok pemukim lainnya juga dilaporkan berupaya membakar fasilitas peternakan unggas di sebuah lahan pertanian di Farkha, sebelah barat Salfit. Mereka juga menyemprotkan slogan di sebuah peternakan ternak sebelum dihadang warga setempat.

Menurut Komisi Kolonisasi dan Perlawanan Tembok Palestina, pemukim Israel telah melakukan lebih dari 14.742 serangan di seluruh Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak Oktober 2023. Serangkaian serangan tersebut disebut telah menewaskan 66 warga Palestina.

Baca juga: Israel Bongkar 26 Bangunan Palestina di Tepi Barat, Klaim untuk Permukiman Baru

(Willy Haryono)