BNPB: 267 Ribu Jiwa di 9 Wilayah Terdampak Kekeringan

Ilustrasi - Kekeringan. (ANTARA/Raisan Al Farisi/dok)

BNPB: 267 Ribu Jiwa di 9 Wilayah Terdampak Kekeringan

Lukman Diah Sari • 27 October 2026 21:21

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak kekeringan di sembilan wilayah Indonesia. Berdasarkan data dalam bahan pemaparan, kekeringan berdampak pada 77.555 keluarga atau 267.913 jiwa.

"Bantuan air bersih yang tercatat disalurkan mencapai 3.021.700 liter dengan dukungan 55 tangki," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam rilis resmi, Selasa, 27 Oktober 2026..

Sembilan wilayah yang melaporkan penanganan kekeringan meliputi:
  • Kabupaten Bogor, Jawa Barat

  • Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah

  • Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah

  • Kabupaten Sragen, Jawa Tengah

  • Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah

  • Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta

  • Kabupaten Jombang, Jawa Timur

  • Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan

  • Kota Tangerang Selatan, Banten

Berton mengungkapkan, Kabupaten Bogor mencatat jumlah keluarga terdampak terbanyak, yaitu 41.061 keluarga atau 139.125 jiwa. Kemudian di Kabupaten Boyolali, sebanyak 12.022 keluarga atau 57.311 jiwa terdampak, sedangkan di Kabupaten Pekalongan tercatat 11.282 keluarga atau 36.384 jiwa.


Ilustrasi-Area persawahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang kekeringan akibat musim kemarau. (DOK. PEMKABBEKASI)


Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus melakukan penanganan melalui pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Upaya tersebut antara lain meliputi penyediaan tandon atau bak penampung air, pemanfaatan sumur bor dan sumber air alternatif, serta pembangunan embung dan penampungan air hujan.

(Lukman Diah Sari)