Pembangunan Depo Kontainer di Rorotan Belum Kantongi Izin

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat saat memimpin pertemuan di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. ANTARA/HO-Pemkot Jakut

Pembangunan Depo Kontainer di Rorotan Belum Kantongi Izin

Siti Yona Hukmana • 29 September 2026 13:20

Jakarta: Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat menegaskan pihaknya belum mengeluarkan izin pembangunan depo kontainer di kawasan Komplek Nusa Kirana, Rorotan, Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara. Pernyataan tersebut menanggapi penyampaian aspirasi warga yang menolak usulan pembangunan depo di permukiman.

“Saya tegaskan sampai saat ini tidak ada izin yang dikeluarkan oleh Sudin Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan terkait rencana pembangunan tersebut," kata Hendra di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 29 September 2026.

Hendra mengatakan telah menerima perwakilan warga dari Komplek Nusa Kirana untuk mendengarkan aspirasi terkait rencana pembangunan depo kontainer di kawasan permukiman pada Senin, 28 September 2026. Menurut Hendra, setiap rencana pembangunan perlu memperhatikan berbagai aspek, mulai dari dampak terhadap masyarakat, lingkungan, maupun kondisi lalu lintas di sekitar lokasi.

Menurutnya, setiap pembangunan harus dikaji secara menyeluruh, termasuk mengenai analisis dampak lingkungan (amdal), serta dampak yang mungkin terjadi terhadap masyarakat di lingkungan dan lalu lintas di sekitarnya. Hendra menegaskan Pemerintah Kota Jakarta Utara belum memberikan izin untuk kegiatan pembangunan depo kontainer yang dimaksud.

"Jadi saya tegaskan, tidak ada izin yang diberikan untuk kegiatan tersebut," tegas Hendra.

Petugas Sudin Perhubungan melakukan rekayasa lalu libyas mengurai kepadatan angkutan logistik di Jalan Cakung-Cilincing, Jakarta Utara. Foto: Antara.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Rudy Saptari Sulesuryana, menyatakan jumlah depo truk logistik yang ada di Jakarta Utara mencapai lebih dari 31 unit. Kondisi itu menyebabkan padatnya truk kontainer logistik yang beroperasi di wilayah setempat.

Truk tersebut, kata Rudy, melayani kegiatan ekspor, impor, dan mengangkut kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok ke depo yang berada di luar kawasan pelabuhan. Truk juga antre menjemput kontainer yang ada di depo untuk diantarkan ke dalam pelabuhan.

“Di proses ini yang kerap terjadi kemacetan yakni antrean ke depo dan itu yang coba kami mitigasi bersama,” kata Rudi.

(Siti Yona Hukmana)