Kemenkes Targetkan Buka 55 Prodi Dokter Spesialis RSPPU

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Kemenkes Targetkan Buka 55 Prodi Dokter Spesialis RSPPU

Fachri Audhia Hafiez • 22 October 2026 20:21

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mempercepat pembentukan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) dengan menargetkan pembukaan 55 program studi. Langkah ini demi mengatasi kelangkaan tenaga medis di Indonesia.

“Kita sudah bertambah 25 prodi dan diharapkan sampai akhir tahun akan menjadi 55 prodi pada 52 rumah sakit,” ungkap Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.
 


Berdasarkan data Kemenkes, sebanyak 481 kabupaten/kota atau 93 persen wilayah di Indonesia masih kekurangan dokter spesialis. Tanpa intervensi masif, kesenjangan kebutuhan tenaga spesialis diproyeksikan mencapai 65.049 orang.

Budi berharap sistem pendidikan berbasis rumah sakit ini tidak hanya memproduksi dokter spesialis baru dalam jumlah besar. Namun, mampu meratakan distribusinya ke berbagai daerah.


Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

“Sehingga diharapkan, kalau ini jalan, tahun depan kita sudah memiliki jumlah prodi dan jumlah rumah sakit pendidikan yang cukup untuk bisa memproduksi, mengatasi gap kekurangan, sekaligus mendistribusikan dengan cara merekrut orang-orang putra-putri asli daerah ya,” terang Budi.

Guna memastikan para dokter spesialis baru mau mengabdi dan menetap di daerah asal, Kemenkes memberikan prioritas jalur khusus bagi peserta dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta putra-putri daerah.

“Kita utamakan kalau bisa PNS dan mereka mendapatkan prioritas atau afirmasi untuk masuk ke pendidikan dokter spesialis yang spesifik. Dengan demikian, selain mengadres masalah kekurangan, kita juga bisa mengadres masalah distribusi sekalian,” tegas Budi.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)