Kemenkes Investigasi Dugaan Pelecehan Anak oleh Oknum Dokter di Bandung

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Kemenkes Investigasi Dugaan Pelecehan Anak oleh Oknum Dokter di Bandung

Siti Yona Hukmana • 22 October 2026 14:01

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginvestigasi kasus dugaan pelecehan seksual anak yang melibatkan oknum dokter umum di wilayah Bandung, Jawa Barat. Namun, hasilnya belum bisa disampaikan ke publik.

“Kita sudah memantau, tapi ini masih konfidensial untuk investigasinya. Nanti kalau sudah ada hasilnya, kita akan berikan laporan kepada teman-teman (media),” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.

Dante menjelaskan penanganan kasus medis dan pelanggaran disiplin tenaga kesehatan tersebut diserahkan kepada komite etik profesi kedokteran. 

“Nanti itu ada komitenya, namanya komite etik ya. Nanti komite etik yang bekerja, sesudah komite etik ini bekerja, nanti kita laporkan hasilnya ke teman-teman (media) sekalian ya,” ujar Dante.

Ilustrasi kekerasan seksual. Foto: Dok. Antara.

Mencuat dugaan tindakan pelecehan seksual oleh seorang dokter kepada anak kandungnya sendiri yang berusia 3,5 tahun. Kasus ini terungkap setelah ibu korban membuat laporan di Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat pada Senin, 28 September 2026.

Adapun sebelum membuat laporan, ibu korban mengaku mendapati sang anak merasakan sakit di area genital saat buang air kecil. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan luka pada organ intim serta diagnosis gonore pada si anak.

Kecurigaan kemudian merujuk pada ayah korban sendiri. Sebab, sang anak mengaku pernah dibawa ke sebuah hotel dan diperlihatkan video porno.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Siti Yona Hukmana)