10 Akronim Nama Kereta Api yang Unik, Ada Gomeru hingga Babaranjang

Ilustrasi kereta api. Foto: Dok. KAI.

10 Akronim Nama Kereta Api yang Unik, Ada Gomeru hingga Babaranjang

Putri Purnama Sari • 29 September 2026 16:02

Jakarta: Kereta api memiliki nama yang berbeda-beda sesuai dengan rute dan layanan yang diberikan. Namun, beberapa kereta juga memiliki nama panggilan yang lebih singkat dan akrab di kalangan pelanggan.

Nama panggilan tersebut umumnya berasal dari akronim nama kereta api. Penggunaan akronim membuat penyebutan nama kereta menjadi lebih sederhana dan mudah diucapkan, terutama untuk kereta yang memiliki nama lebih dari satu kata.

Dilansir dari Instagram @kai121_, sejumlah kereta api memiliki akronim atau nama panggilan yang diberikan dan digunakan oleh pelanggannya. Berikut daftar beberapa kereta api yang memiliki akronim nama panggilan.

Akronim Nama Kereta Api

1. Argo Parahyangan – Gopar

Argo Parahyangan memiliki nama panggilan Gopar. Akronim ini diambil dari gabungan nama Argo Parahyangan dan menjadi sebutan yang lebih singkat bagi pelanggan.

2. Argo Cheribon – Gocher

Kereta api Argo Cheribon dikenal dengan nama panggilan Gocher. Akronim tersebut berasal dari nama Argo Cheribon.

3. Argo Wilis – Golis

Argo Wilis juga memiliki nama panggilan Golis. Nama tersebut merupakan akronim dari Argo Wilis.

4. Argo Semeru – Gomeru


Kereta Api, dok: MTVN

Kereta api Argo Semeru memiliki panggilan Gomeru. Nama tersebut dibuat dari akronim nama Argo Semeru.

5. Prambanan Ekspres – Prameks

Prambanan Ekspres memiliki nama panggilan yang cukup dikenal, yakni Prameks. Nama tersebut berasal dari singkatan Prambanan Ekspres.

6. Wijayakusuma – Wikus

Kereta api Wijayakusuma memiliki nama panggilan Wikus. Akronim ini digunakan sebagai bentuk penyebutan yang lebih singkat.

7. Mutiara Selatan – Mutsel

Mutiara Selatan juga memiliki nama panggilan Mutsel. Akronim tersebut diambil dari nama Mutiara Selatan.

8. Kutojaya Utara – Kutut

Kutojaya Utara dikenal dengan nama panggilan Kutut. Nama tersebut merupakan akronim yang berasal dari Kutojaya Utara.

9. Kutojaya Selatan – Kutsel

Sementara itu, Kutojaya Selatan memiliki nama panggilan Kutsel. Akronim tersebut digunakan untuk mempersingkat penyebutan nama kereta.

10. KA Batu Bara Rangkaian Panjang – Babaranjang

Selain kereta penumpang, terdapat pula kereta angkutan batu bara yang memiliki akronim. KA Batu Bara Rangkaian Panjang dikenal dengan sebutan Babaranjang.

11. KA Batu Bara Rangkaian Pendek – Babarandek

Teakhir, kereta api yang memiliki nama akronim adalah KA Batu Bara Rangkaian Pendek yang memiliki nama panggilan Babarandek.

Nah, itulah akronim yang membuat nama kereta jadi lebih mudah diingat dan digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh pelanggan.

(Putri Purnama Sari)