Ilustrasi Pementasan Wayang Jogja Night Carnival. Dok. ANTARA
Budaya Osing Dilestarikan lewat Pembangunan Fasilitas Pertunjukan Seni
Achmad Zulfikar Fazli • 11 October 2026 21:17
Jakarta: Pelestarian budaya Suku Osing di Banyuwangi, Jawa Timur, dilakukan melalui beragam cara. Salah satunya dengan pembangunan fasilitas kesenian amphitheater atau arena pertunjukan seni berkapasitas sekitar 150 penonton di Desa Kemiren, Banyuwangi.
"Kami berharap kehadiran amphitheater ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai ruang untuk melestarikan budaya Osing sekaligus mendukung pengembangan wisata di Desa Sejahtera Astra Kemiren," kata Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang dalam keterangan yang dikutip Minggu, 11 Oktober 2026.
Boy mengatakan fasilitas ini disiapkan untuk mendukung pelestarian budaya Osing dan memperkuat daya tarik wisata desa. Pembangunan amphitheater ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Baca Juga :
Literasi Kebudayaan Kunci Rawat Karakter Bangsa
Amphitheater dirancang dengan panggung setengah lingkaran berlatar dinding bata merah yang mengadaptasi bentuk atap rumah adat Osing. Area penonton akan dilengkapi tribun batu alam bertingkat dengan pepohonan di sekitarnya untuk menghadirkan suasana pertunjukan terbuka.
Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat pertunjukan sekaligus edukasi seni budaya lokal, mulai dari Tari Gandrung, Jaran Goyang, hingga berbagai kesenian tradisional khas Banyuwangi.
Boy mengatakan pembangunan amphitheater merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mengembangkan potensi desa. "Kami berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk kekayaan seni dan budaya lokal," ujar Boy.

Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang (tengah). Dok. Istimewa
Pembangunan fasilitas tersebut disambut positif masyarakat Desa Kemiren. Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren Mohammad Edy Saputro mengatakan keberadaan amphitheater sudah lama menjadi harapan warga untuk memperkenalkan kesenian dan tradisi leluhur mereka kepada wisatawan.
"Kami punya amphitheater yang akan berdiri megah untuk menyuguhkan warisan budaya Osing ke atas pentas," ujar pria yang akrab disapa Kang Edai.
Melalui pembangunan amphitheater, Astra berharap aktivitas seni dan budaya di Desa Kemiren semakin berkembang, sehingga dapat menarik wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.