Ini Strategi Sekolah Garuda: Insentif Guru Lebih Tinggi dan Kurikulum IB

Wamen Diktisaintek Stella Christie (Tengah). Foto: Metrotvnews.com/Surya Mahmuda

Ini Strategi Sekolah Garuda: Insentif Guru Lebih Tinggi dan Kurikulum IB

Eko Nordiansyah • 16 January 2026 10:55

Jakarta: Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek), Stella Christie, membeberkan rencana besar pemerintah dalam mengembangkan Sekolah Garuda sebagai SMA unggulan masa depan. Dalam forum ‘Semangat Awal Tahun (SAT) 2026’ by IDN Media, Stella menekankan bahwa kualitas guru dan kurikulum unggulan menjadi kunci utama.

Stela menjelaskan, pemerintah tidak akan mengambil guru-guru terbaik dari sekolah yang sudah ada, melainkan akan membuka rekrutmen khusus untuk guru di Sekolah Garuda.

"Bagi mereka yang ingin menjadi guru-guru Sekolah Garuda sebentar lagi akan kita buka pendaftaran formasi guru. Pada saat ini saya bersama dengan teman-teman dari berbagai kementerian dan lembaga sedang menggodok peraturan agar guru kita bisa mendapatkan insentif yang lebih di Sekolah Garuda," ungkap Stella dalam forum SAT 2026 by IDN Media, Kamis, 15 Januari 2026.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Kurikulum IB

Selain insentif, salah satu poin yang disampaikan Stella adalah keputusan pemerintah untuk mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB) sebagai pengayaan dari Kurikulum Nasional. Stella menegaskan, langkah ini diambil bukan demi prestise semata, melainkan berdasarkan data objektif.

"Data menunjukkan bahwa lulusan IB memiliki kemungkinan 25-30 persen lebih besar untuk diterima di perguruan tinggi top dibandingkan lulusan Cambridge. Jadi kita bukan sok-sokan internasional, kita memikirkan apa yang terbaik untuk Indonesia," ujarnya.

Stella menjelaskan, bahwa pemilihan kurikulum IB berbanding lurus dengan peningkatan kualitas SDM. Berbeda dengan kurikulum lain yang menitikberatkan pada fasilitas fisik, IB sangat menekankan pada kompetensi guru.

"Syarat IB itu tidak menekankan gedungnya harus seperti apa. Yang disyaratkan adalah gurunya harus mengikuti pelatihan selama satu tahun dan setelah menjadi guru IB, tiap tahunnya juga harus mengikuti pertemuan dan workshop dari guru-guru IB di seluruh dunia," pungkasnya. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)