Wakil Ketua komisi III DPR Ahmad Sahroni. Foto: Istimewa.
Polisi Tindak Tegas Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat
Anggi Tondi Martaon • 20 July 2026 15:03
Jakarta: Polisi melakukan tindakan tegas berupa tembakan terukur saat menangkap residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap beraksi di Jakarta Selatan (Jaksel) karena melawan. Tindakan tersebut dinilai sudah tepat.
“Saya melihat tindakan polisi sudah tepat dan terukur, karena dilakukan terhadap residivis yang melawan petugas saat ditangkap," kata Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Senin, 20 Juli 2026.
Sahroni menyampaikan, keselamatan anggota di lapangan harus menjadi prioritas dalam situasi seperti itu. Apalagi pelaku diduga memiliki senjata api, sehingga ancamannya nyata, baik bagi petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi.
"Selama dilakukan sesuai SOP, tindakan tegas seperti ini memang diperlukan,” ungkap Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai NasDem tersebut.
Lebih lanjut, Sahroni berharap aparat kepolisian untuk tidak pernah ragu mengambil langkah-langkah antisipatif dalam meringkus pelaku kriminal berbahaya. Asal, seluruh tindakan dilakukan secara profesional, proporsional, dan sesuai prosedur.
"Negara tidak boleh kalah oleh pelaku kejahatan yang menggunakan kekerasan atau senjata untuk melawan aparat,” ujar Sahroni.
(1).jpg)
Ilustrasi penangkapan. Foto: Medcom.id.
Sebelumnya, polisi menangkap dua residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor yang kerap beraksi dengan senjata api di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan. Keduanya tertangkap di rumahnya, wilayah Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Polisi memberikan tindakan tegas karena melawan petugas saat penangkapan. Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti sebuah senjata api (senpi) yang berisi 5 butir peluru kaliber 9 mm.