Jalan Matraman Raya bergelombang. Foto: Metrotvnews/Zaenal Arifin.
Jalan Matraman Raya Makan Korban Anak SMA, Kecelakaan Kerap Terjadi
Zaenal Arifin • 10 February 2026 14:40
Jakarta: Ruas Jalan Matraman Raya di Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, disebut sudah sering memakan korban. Hal ini karena ruas jalan tersebut bergelombang dan rusak.
Warga sekitar, Roni, 31, mengungkapkan sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa pelajar ASP, 16, pada Senin, 9 Februari 2026, sudah banyak pengendara roda dua yang jadi korban. Karena, menghantam lubang di jalan tersebut.
"Sehari bisa ada dua orang bawa motor yang jatuh karena lubang. Apalagi ditambah musim hujan ini, lubang (jalanan) semakin parah," kata Roni ketika ditemui di Jakarta Timur, Selasa, 10 Februari 2026.
Dijelaskan Roni, titik lubang jalanan yang dinilai membahayakan pengguna jalan, tidak hanya berada pada satu lokasi, melainkan tersebar sepanjang ruas Jalan Matraman Raya dari arah Kampung Melayu, Jakarta Timur menuju wilayah Senen, Jakarta Pusat.
Roni mengungkapkan, jalan yang berlubang di wilayah Matraman Raya sudah sering diperbaiki oleh petugas dari Suku Dinas (Sudin) Bina Marga Jakarta Timur, dengan penambalan.
"Itu yang tempat anak sekolah jatuh juga sebelumnya pernah ditambal, tapi ya rusak, terus ditambal, rusak lagi. Pokoknya begitu (berlubang) lagi waktu hujan deras beberapa waktu lalu," ujarnya.
Roni menuturkan pasca kecelakaan tunggal yang mengakibatkan ASP meninggal dunia, Sudin Bina Marga Jakarta Timur kembali menambal titik jalan yang rusak dan bergelombang.
Selain melakukan penambalan, kata Roni, petugas dari Sudin Bina Marga Jakarta Timur juga memberikan tanda putih di sekitar area jalan yang rusak, sebagai tanda agar lokasi nantinya dapat diperbaiki secara utuh.
Warga, lanjut Roni, berharap perbaikan jalan dilakukan secara maksimal dengan menggunakan material yang lebih baik, agar tidak ada lagi kasus kecelakaan serupa.
"Ya mudah-mudahan sih enggak ada korban. Mungkin ditambal pakai aspal yang bagus, jadi bisa lebih awet dan enggak gampang rusak kalau pas musim hujan," tuturnya.
Sebelumnya, seorang pelajar meninggal dunia karena terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin pagi, 9 Februari 2026, ketika akan berangkat ke sekolah sekitar pukul 06.00 WIB.
Berdasarkan penyelidikan jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Timur, korban berinisial ASP, 16, terjatuh usai kendaraan roda duanya yang dikendarai seorang diri itu menghantam lubang di Jalan Matraman Raya.

Jalan Matraman Raya bergelombang. Foto: Metrotvnews/Zaenal Arifin.
Kejadian bermula ketika korban melaju dari arah Kampung Melayu menuju Senen, Jakarta Pusat tempatnya sekolah kehilangan kendali usai menghantam lubang di Jalan Matraman Raya.
Akibatnya ASP terjatuh dari kendaraan dan mengalami luka berat pada bagian kepala, remaja warga Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet itu meninggal dunia di lokasi kejadian.