Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan, Syukriah HG. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.
BPA Fair 2026 Resmi Dibuka, Dorong Lelang Pulihkan Ekonomi
Muhammad Alvi Randa • 18 May 2026 12:23
Jakarta: Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan resmi membuka perhelatan BPA Fair 2026 di Jakarta. Agenda tahunan ini diproyeksikan sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat tata kelola pengamanan serta pemulihan aset negara melalui sistem lelang yang transparan, kompetitif, dan akuntabel.
“BPA Fair bukan hanya sekadar forum promosi. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang temu ekosistem pelelangan dan pengelolaan aset,” kata Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan, Syukriah HG, saat membacakan sambutan mewakili Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Senin, 18 Mei 2026.
Syukriah menjelaskan bahwa esensi lelang memiliki dimensi fungsi yang jauh lebih luas ketimbang sekadar mekanisme transaksi penjualan barang biasa. Pemerintah memposisikan sistem lelang sebagai instrumen hukum yang kuat untuk menghadirkan asas keadilan, kepastian hukum, dan keterbukaan dalam proses peralihan hak kekayaan maupun penyelesaian perkara hukum.
Melalui mekanisme yang terbuka bagi publik, proses lelang diklaim mampu membentuk nilai pasar aset secara objektif sehingga seluruh hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Sistem ini sekaligus menjadi fondasi utama dalam mendukung penegakan hukum di tanah air, khususnya terkait pemulihan keuangan negara secara berkelanjutan.
"Pada hakikatnya, lelang itu memiliki fungsi publik sekaligus fungsi budgeter pengumpulan penerimaan negara dan fungsi privat," ujar Syukriah.
Lebih lanjut, DJKN menilai kontribusi lelang sangat signifikan dalam mendongkrak pundi-pundi kas negara lewat jalur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Seluruh hasil bersih dari hasil lelang barang rampasan negara tersebut akan langsung disetorkan ke kas negara guna memperkuat kapasitas ruang fiskal pemerintah dalam membiayai berbagai program pembangunan.

Direktur Lelang DJKN Kementerian Keuangan, Syukriah HG. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.
Selain mengamankan keuangan negara, optimalisasi aset melalui skema lelang juga dinilai ampuh dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Aset-aset sitaan atau rampasan yang sebelumnya mangkrak dan tidak produktif dapat kembali diputar di pasar sehingga mampu memicu investasi baru, mempercepat perputaran modal, hingga berpotensi menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
BPA Fair 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai dari 18 hingga 21 Mei 2026. Melalui kolaborasi erat lintas kementerian dan lembaga ini, pemerintah berkomitmen untuk terus menelurkan inovasi, mempercepat digitalisasi sistem, serta memperketat tata kelola pelelangan agar semakin adaptif menghadapi dinamika ekonomi global.