Satpol PP Tertibkan Delapan Pengemis yang Penuhi Trotoar Mampang

Petugas satpol PP menertibkan salah satu PPPKS yang berada di trotoar Mampang, Jaksel. Foto: Antara.

Satpol PP Tertibkan Delapan Pengemis yang Penuhi Trotoar Mampang

Anggi Tondi Martaon • 15 May 2026 11:27

Jakarta: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menertibkan delapan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memenuhi trotoar di Jalan Mampang, Jakarta Selatan. Mereka dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1.

"Satpol PP membawa delapan orang PPKS kepada Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 guna pelayanan dan penanganan lanjutan," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi, dikutip dari Antara, Jumat, 15 Mei 2026.

Satriadi menyampaikan, penertiban dilakukan dalam rangka merespons video yang viral di media sosial Instagram, yang memperlihatkan sekumpulan manusia gerobak dan pengemis. termasuk PPKS, memenuhi kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Satriadi mengatakan anggotanya sudah melakukan penertiban di kawasan tersebut pada Rabu, 13 Mei 2026. Satpol PP kemudian mengamankan delapan orang untuk dibawa ke Panti Sosial.

Delapan PPKS itu sebagian besar sudah lanjut usia (lansia). Mereka di antaranya Suwino, 74, asal Tegal; Udin, 63, asal Brebes; Waskam, 73, asal Kuningan; Budi Cahyono, 61, asal Kediri; Slamet Basuki, 65, asal Jakarta; Umardani, 56, asal Jakarta; Juni Marlis, 45, asal Padang; dan Abdul Hadi, 61, asal Jakarta.

Sebelumnya, terlihat para pengemis menggelar tikar atau spanduk sebagai alas untuk duduk di trotoar jalan. Pemandangan tersebut terekam dalam video viral di akun Instagram @gedflip pada Kamis, 14 Mei 2026.

Mereka berjajar mulai dari sekitar Halte Mampang Prapatan hingga ke arah Warung Buncit. Para pengemis itu menunggu orang-orang yang memberi uang atau barang.

Ilustrasi satpol PP. Foto: Medcom.id.

Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan mengatakan PPKS di Jakarta Selatan didominasi dari daerah penyangga Jakarta karena merupakan perbatasan antarkota, seperti Tangerang, Depok, dan Bekasi.

Pihaknya juga memfasilitasi pemulangan PPKS ke daerah asal melalui kerja sama transportasi resmi guna memastikan prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.

Sementara itu, persepsi tentang peluang ekonomi di Jakarta disebut menjadi salah satu faktor kedatangan PPKS ke ibu kota. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)